Suara.com - Mohamed Lahouaiej Bouhlel, yang diidentifikais sebagai pelaku teror yang menewaskan 84 orang di Nice, Prancis oleh tetangganya di perumahan di Nice utara dikenal sebagai pribadi yang aneh. Ia terlihat selalu terlihat tegang dan tidak berbaur dengan orang lain.
"Saya akan mengatakan dia adalah seseorang yang tak menyenangkan untuk perempuan," kata Hanan, yang tinggal di gedung yang sama dengan Bouhlel.
Tetangga lainnya menyebut Bouhlel sebagai seorang laki-laki yang pria "menakutkan"
"Tapi dia menakutkan. Dia tidak memiliki wajah yang menakutkan, tapi ... lihat. Dia akan menatap anak-anak banyak," tambahnya.
Bouhlel lahir dan besar di Msaken, Tunisia adalah sekitar 10 kilometer dari luar kota pesisir Sousse, di mana seorang lelaki bersenjata menewaskan 38 orang, sebagian besar wisatawan Inggris, tahun lalu. Banyak warga kota Msaken telah bermigrasi ke Nice, di mana jumlah orang Tunisia mencapai sekitar 130.000 orang.
Sementara kerabat dan tetangga dekat di Msaken mengatakan Bouhlel adalah orang yang suka olahraga, sportif dan tidak menunjukkan tanda-tanda pemikiran radikal. Termasuk saat ia kembali ke Msaken untuk menghadiri pernikahan adiknya empat tahun lalu.
Saudara Bouhlel ini Jabeur katanya masih meragukan apakah adiknya adalah penyerang.
"Mengapa saudara saya akan melakukan sesuatu seperti ini?. Kami telah mencoba menghubunginya sejak kemarin malam tapi dia tidak menanggapi," ujarnya. (mirror.co.uk)
Berita Terkait
-
Pendiri Telegram Pavel Durov Masuk Daftar Buronan Terorisme Rusia
-
Densus 88 Tangkap Teroris di Ciamis dan Lampung, Bongkar Propaganda Medsos
-
'Kutuk Aksi 'Boti Hunter', Negara Didesak Lindungi Martabat dan Hak Aman Komunitas Trans
-
Geger Eks Napiter Ledakkan Lapak di Tasik, Pengamat Bongkar Celah Pengawasan yang Bolong
-
Mendagri Dorong Penguatan Penggunaan Soft Approach dalam Mencegah Ekstremisme & Terorisme
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik