Suara.com - Seorang lelaki bersenjata menembak mati tiga polisi dan melukai tiga orang lainnya di ibukota Louisiana, Amerika Serikat Minggu (17/7/2016). Kejadian ini terjadi hanya beberapa hari setelah polisi menembak seorang lelaki kulit hitam di daerah itu dan memicu protes nasional yang menyebabkan 'pembantaian' lima polisi Dallas.
Para petugas itu menanggapi panggilan dari seorang lelaki di Baton Rouge yang membawa senjata ketika tembakan dilepaskan sekitar pukul 09:00 waktu setempat (1400 GMT).
Korban tewas adalah dua petugas polisi Baton Rouge dan satu wakil sheriff. Pelaku kemudian juga tewas dalam baku tembak dengan polisi. Ia sempat menembaki kelompok pertama.
Kolonel Mike Edmonson, pengawas dari Kepolisian Negara Bagian Louisiana, dalam keterangannya mengatakan bahwa tersangka, yang diidentifikasi sebagai Gavin Long dari Kansas City, Missouri, diyakini telah beraksi sendirian.
Penyidik menduga panggilan darurat 911 mungkin telah digunakan untuk menarik polisi ke lokais kejadian perkara.
Belum jelas apakah ada hubungan antara penembakan dan kerusuhan baru-baru terkait pembunuhan polisi laki-laki hitam di Baton Rouge dan Minnesota. Pihak berwenang tidak memberikan informasi apapun tentang kemungkinan motif si penembak.
Presiden Barack Obama mengutuk serangan itu, bersumpah bahwa keadilan akan ditegakkan dan meminta warganya bersatu daripada terjebak dalam retorika yang bisa memecah-belah.
"Kita sebagai bangsa harus tegas dan jelas bahwa tidak membenarkan kekerasan pada penegakan hukum," kata Obama dalam sambutannya dari Gedung Putih.
Gubernur Louisiana John Bel Edwards menyebut penembakan ini sebagai sebuah serangan keji yang tidak akan mempunyai tujuan. (Reuters)
Tag
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
156 Siswa Terpapar Narkotika, Gerindra Desak Pemprov DKI Perketat Penjualan Obat Keras
-
BGN Akui Sejumlah Dapur MBG Belum Sesuai Standar, Penyebabnya Program Percepatan
-
Dilaporkan Hilang, Seorang Warga Karawang Ditemukan Tewas di Tengah Banjir
-
Serpihan Pesawat Jatuh di Gunung Bulusaraung Ditemukan! Ini Perkembangan Terbaru dari Kemenhub
-
Prakiraan Cuaca Jakarta Hari Ini: Waspada Hujan Ringan di Seluruh Wilayah
-
Cara Cek Rasionalisasi SNBP 2026 Agar Tidak Salah Pilih Jurusan
-
Pimpin Rapat Kabinet dari London, Prabowo Bahas Penertiban Kawasan Hutan
-
Bahas Kereta Listrik, Mahasiswa: Jangan Sampai Cuma Pindah Beban Karbon ke Kementerian Sebelah
-
Ironi Harta Miliaran Bupati Pati dan Walkot Madiun: Sama-sama Terjaring OTT KPK, Siapa Paling Kaya?
-
Komisi A DPRD DKI Soroti 'Timing' Modifikasi Cuaca Jakarta: Jangan Sampai Buang Anggaran!