Suara.com - Pidato Melania Trump, istri Donald Trump, capres AS dari Partai Republik, pada Konvensi Partai Republik, Senin (18/7/2016) memicu kontroversi. Pidato Melania memuat beberapa kalimat yang amat mirip dengan kalimat-kalimat dalam pidato Michelle Obama, istri Barack Obama, dalam Konvensi Partai Demokrat tahun 2008 silam.
Seorang staf kampanye Donald Trump mengatakan, kemiripan bagian pidato Melania dengan Michelle mungkin disebabkan oleh kesalahan tim penulis naskah pidato Melania.
Donald Trump sendiri sama sekali tidak mengomentari isu tersebut pada Selasa pagi. Lewat Twitter, Trump hanya mengatakan, "Adalah sebuah kehormatan untuk memperkenalkan istri saya, Melania Trump tadi malam. Pidato dan sikapnya benar-benar luar biasa. Amat bangga!"
Adalah sebuah tradisi yang lumrah di konvensi partai, di mana seorang istri atau suami dari seorang kandidat, memberikan pidato berisi dukungan kepada pasangan mereka. Demikian pula yang dilakukan Melania pada konvensi partai berlambang gajah tersebut, Senin malam.
Nahas, ada sebagian dari pidato 15 menit Melania yang amat mirip dengan pidato Michelle, dalam Konvensi Partai Demokrat tahun 2008, sebagai dukungan kepada Barack Obama, yang kala itu terpilih sebagai capres partai berlambang keledai.
"Orangtua saya menekankan kepada saya bahwa saya harus bekerja keras untuk meraih apa yang saya inginkan dalam hidup, bahwa ucapan saya adalah jaminan saya, dan saya harus melakukan apa yang saya katakan dan menepati janji, bahwa saya harus memperlakukan orang dengan hormat," kata Melania, mantan model dan perancang perhiasan kelahiran Slovenia itu.
"Mereka mengajari saya untuk menunjukkan nilai-nilai dan moral dalam hidup sehari-hari. Itu adalah pelajaran yang saya teruskan kepada anak-anak kami," lanjutnya.
"Dan kami harus meneruskan pelajaran tersebut kepada generasi-generasi selanjutnya, karena kita ingin anak-anak kita di negeri ini tahu bahwa satu-satunya batas prestasi mereka adalah kekuatan mereka untuk bermimpi dan kemauan untuk mewujudkannya," ujar Melania.
Sementara, pada tahun 2008, Michelle Obama berkata dalam pidatonya, "Barack dan saya dibesarkan dengan nilai-nilai yang sama: bahwa saya harus bekerja keras untuk meraih apa yang saya inginkan dalam hidup, bahwa ucapan saya adalah jaminan saya, dan saya harus melakukan apa yang saya katakan dan menepati janji, bahwa saya harus memperlakukan orang dengan hormat".
"...Dan Barack Obama dan saya siap untuk membangun kehidupan dengan pedoman nilai-nilai ini, dan meneruskannya kepada generasi selanjutnya," tambah Michelle.
"Karena kami ingin anak-anak kami, dan semua anak-anak di negeriini, untuk mengetahui bahwa batasan pencapaian mereka adalah mimpi dan kemauan untuk mewujudkannya," tutup Michele.
Sebelum pidato, Melania Trump mengatakan kepada NBC, dan ditayangkan ke sejumlah jaringan televisi: "Saya menulis (pidato) itu... dengan bantuan sesedikit mungkin".
Seorang juru bicara kampanye Trump menyebut pidato Melania sukses. Namun ia mengakui bahwa tim penulis pidato Melania secara gegabah memasukkan beberapa bahasa yang tampaknya dipinjam dari pidato lain.
"Dalam menulis pidatonya yang indah, tim penulis mencatat inspirasi hidupnya, dan dalam beberapa hal memasukkan fragmen yang merefleksikan pemikirannya sendiri," kata penasihat komunikasi senior Donald Trump, Jason Miller. (Reuters)
Berita Terkait
-
Amerika Serikat Incar Pusat Nuklir Iran di Gunung Pickaxe, Mau Dihancurkan
-
Donald Trump Ancam Ratakan Iran: Bikin Kesepakatan Atau Anda Tidak Miliki Apapun yang Tersisa
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Donald Trump Resmi Kirim Surat ke Kongres AS, Perang Dimulai Kembali
-
Gawat! Perang AS - Iran Kali Ini Tanpa Batas Waktu, Trump Ungkit Kesepakatan Awal
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Tak Lagi Polos, Deodorant Tawas Kini Punya Aroma yang Lebih Personal
-
Rilis Trailer Utama, Film Live Action Look Back Umumkan 6 Pemeran Baru
-
Menteri Dipanggil Prabowo Bahas Koperasi, Anak Buah Tegaskan Kopdes Bukan Supermarket
-
Cemburu Lihat Tanda Merah di Leher, Suami Habisi Nyawa Istri Saat Main HP
-
Hasan Nasbi Buka Alasan Prabowo Terbitkan Perpres Perlindungan Jaksa
-
Jung Hae In Berpeluang Bintangi Lucky Seoul, Drakor Terbaru dari tvN
-
Berapa Lama Flek Hitam Hilang dengan Serum? Ini 6 Rekomendasi Serum Terbaik
-
Santri Korban Pembakaran Mulai Menulis Tapi Malu Masuk Sekolah
-
Status Tersangka Tak Gugur! Kejagung Terbitkan 3 Sprindik Baru Usut Skandal Korupsi Febrie
-
Sleeping with the Enemy: Chemistry Panas Cinta Laura dan Randy Martin, Tayang di WeTV