Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik membenarkan sempat bertemu empat mata dengan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Heru Budi Hartono. Adapun yang dibahas keduanya mengenai tak tercapainya titik temu pembahasan Rancangan Peraturan Daerah terkait reklamasi Teluk Jakarta.
Taufik menerangkan pertemuan Heru dilakukan di salah satu tempat perbelanjaan di Jakarta. Keduanya mengaku hanya berbincang-bincang sekitar 10 menit. Heru merupakan bakal calon wakil gubernur yang dipasangkan bersama Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok di Pilgub 2017 mendatang.
Menurut keterangan Taufik, dia berinisiatif menemui Heru untuk membahas Raperda Rencana Tata Ruang. Kebetulan Taufik juga menjabat sebagai Ketua Badan Legislasi Daerah DKI Jakarta.
Politisi partai Gerindra ini menerangkan berhentinya pebahasan raperda reklamasi lantaran ada 13 pasal yang belum ada titik terang antara eksekutif dan legislatif. Termasuk soal kontribusi tambahan 15 persen dan juga izin pelaksanaan dan prinsip reklamasi.
"Saya bilang, 'lu (Heru) kan dekat sama Pak Gubernur' setiap saya minta sama Ibu Tuty, 'Anda lapor dong ke Pak Gubernur', kata Bu Tuty, 'Pak Taufik, saya belum lapor sudah dimarahin (Ahok)'," ujar Taufik di gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Jumat (26/7/2016).
Tuty yang dimaksud Taufik ialah Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah DKI Jakarta, Tuty Kusumawati.
Taufik menjelaskan sebelum bicara ke Heru ia sudah lebih dahulu membahasnya dengan Tuty. Menurut Taufik, ketika Tuty menanyakan ke Ahok selalu kena marah Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Mengenai besaran kontribusi tambahan yang diusulkan 15 persen, Taufik mengatakan tak akan dimasukan ke dalam raperda, melainkan ke Peraturan Gubernur. Hal ini dikarenakan saat Badan Legislasi Daerah mempertanyakan dasar hukum kontribusi tambahan pihak eksekutif tidak bisa menjawab.
"Kami tanya, 'kontribusi tambahan dasar hukumnya apa?' Biro Hukum DKI bilang tidak ada dasar hukum. Disambut Bu Tuty diskresi (gubernur)," ujar Taufik.
"Saya bilang ya udah kalau diskresi jadi kita serahkan di Pergub," Taufik menambahkan.
Tadi pagi dari Balai Kota DKI Jakarta, Ahok mengatakan pertemuan Heru dengan Taufik sempat dilaporkan kepadanya. Namun ia mengaku tak tahu isi pembicaraan keduanya lantaran Heru meminta Ahok 'lebih baik tidak usah tahu'.
Meski begitu, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Ahok pertemuan keduanya membahas mengenai keberatan DPRD DKI memasukan angka 15 persen kontribusi tambahan dimasukan pada raperda. Menurut Ahok, Taufik hendak melobi Heru agar besaran kontribusi tambahan 15 persen dikali nilai jual obyek pajak, dikali lahan yang dapat dijual diturunkan atau dihilangkan. Karena dinilaikan memberatkan pengembang reklamasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana