Suara.com - Washington dan London, dua kota besar di Amerika Serikat dan Inggris dijadikan target kelompok militan ISIS berikutnya. Hal ini disampaikan lewat foto propaganda mereka tak lama setelah pastor gereja di Normandy, Prancis tewas digorok.
Seperti dilansir laman SITE Intelligence, ancaman terhadap Washington ini diduga dikirimkan milisi lewat app Telegram. Di ditu, tampak patung Liberty terbakar dengan tulisan "Washington Soon".
Sayang, tak disebutkan dimana pastinya serangan tersebut bakal dilancarkan. Identitas si pembuat ancamanan pun belum berhasil dilacak.
Sebelumnya, ISIS klaim bertanggung jawab atas serangan di Gereja Normandy, Prancis. Pastor Jacques Hamel tewas digorok dalam insiden tersebut. Dua pelaku, salah satunya Adel Kermeche tewas didor polisi saat keluar dari gereja dengan 3 sandera. (Mirror)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas