Suara.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi menyatakan prestasi olahraga Indonesia masih menjadi pekerjaan rumah terbesar yang harus diselesaikan untuk mengembalikan era kejayaan.
"Kita pernah menjadi contoh bagi sebuah proses pembibitan, pengkaderan, sekaligus pengelolaan pendidikan olahraga, tapi bergeser. Sekarang bagaimana kita kembalikan itu, ini PR terbesar kita," kata Imam.
Langkah yang harus dilakukan, kata Imam, adalah sebisa mungkin membawa model pembibitan dan pembinaan itu lewat pendidikan yang baik, terukur, terstruktur, terencana, dan rapi.
"Tujuannya agar kita tidak kekurangan stok olahragawan berprestasi," ujarnya lagi.
Selain meningkatkan prestasi olahraga, Imam mengatakan pekerjaan rumah yang terdekat harus diselesaikan adalah pembenahan birokrasi, persiapan tuan rumah Asian Games 2018 dan juga tuan rumah gelaran olahraga lainnya.
Imam menyebutkan gelaran tersebut, antara lain MotoGP dan mungkin juga harus siap menjadi tuan rumah Tour de Nusantara yang akan menghubungkan kerja sama dari Sabang sampai Merauke.
"Itu yang Kemenpora sedang rencanakan dengan baik," pungkas Imam. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Diplomasi Nuklir Iran Memanas, Amerika Serikat Memberikan Ultimatum Mau Mengubah Poin Kesepakatan
-
Bahlil Peringatkan Kader Golkar Sulut: Jangan Ada Kubu Sana-Sini Kalau Mau Menang 2029!
-
Blokade Selat Hormuz Penghambat Utama Kesepakatan Damai Amerika Serikat dan Iran
-
Ironi Sawit RI: Indonesia Punya Kebun, Tapi Kenapa Singapura yang Meraup Cuan?
-
Ini Poin Jalan Buntu Perundingan Amerika Serikat dan Iran
-
Breakingnews! Negosiasi Amerika Serikat dan Iran di Pakistan Buntu
-
Berompi Oranye dan Tangan Terborgol, Bupati Tulungagung Tertunduk Lesu Usai Kena OTT KPK: Mohon Maaf
-
Negosiasi Iran dan AS di Islamabad Berlanjut, Delegasi Perpanjang Waktu Perundingan
-
Strategi Bertahan Iran Selama 40 Hari Runtuhkan Dominasi Pertahanan Udara Zionis
-
Dikawal Ketat! Bus Rombongan Bonek Dipastikan Aman Keluar Tol Cikatama Usai Diserang Batu-Petasan