Mantan Presiden Singapura SR Nathan. [Facebook]
Suara.com - Mantan Presiden Singapura SR Nathan terkena stroke dan masih dalam kondisi kritis, kata pernyataan kantor Perdana Menteri, Minggu (31/7/2016).
"Mantan Presiden SR Nathan mengalami strok pada pagi ini. Dia dalam keadaan gawat di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Umum Singapura," kata pernyataan tersebut.
Nathan, berusia 92 tahun, adalah mantan pegawai negeri sipil senior, yang menjadi Presiden keenam Singapura dengan masa bakti terlama dalam dua periode sejak 1999 hingga 2011.
Dia juga diketahui pernah terkena strok pada April tahun lalu. Meskipun sebagian besar bersifat seremonial, Presiden Singapura memiliki sejumlah kekuasaan karena memiliki hak veto atas penggunaan cadangan pemerintah. (Antara)
Komentar
Berita Terkait
-
Respons Positif DNI Baru, Restoran Singapura Siap Masuk Jakarta
-
BKPM: Investor Farmasi Singapura Incar Pasar Indonesia
-
Teman Ahok Ngotot Dua Rekannya di Singapura Tak Manuver Politik
-
Ahok Minta Pendukungnya Jangan Kelewat Semangat & Langgar Aturan
-
Bunuh Sosialita Singapura, PRT Indonesia Divonis 18 Tahun Bui
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 5 Sepatu Saucony Paling Nyaman untuk Long Run, Kualitas Jempolan
Pilihan
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
CORE Indonesia Soroti Harga Beras Mahal di Tengah Produksi Padi Meningkat
-
Karpet Merah Thomas Djiwandono: Antara Keponakan Prabowo dan Independensi BI
-
Dekati Rp17.000, Rupiah Tembus Rekor Terburuk 2026 dalam Satu Bulan Pertama
-
IHSG Tembus Rekor Baru 9.110, Bos BEI Sanjung Menkeu Purbaya
Terkini
-
Eks Dirut Pertamina Ungkap Keuntungan PT PIS Tembus Rp9 Triliun Saat Dipimpin Yoki Firnandi
-
Kepala Basarnas Ungkap Kemungkinan Tak Ada Korban Selamat Pesawat ATR: Kami Berharap Ada Mukjizat
-
Analisis BMKG: Pesawat ATR Jatuh di Maros saat Awan Cumulonimbus Selimuti Jalur Pendaratan
-
Menhub Beberkan Sulitnya Evakuasi Pesawat ATR di Maros: Medan 80 Derajat, Black Box Belum Ditemukan
-
Komisi II DPR Buka Peluang Masukkan Aturan Pilkada dalam Kodifikasi RUU Pemilu
-
KAI Daop 1 Jakarta Kembalikan Dana Penumpang hingga Rp1,2 Miliar Imbas Banjir Pekalongan
-
Kejar Tahapan Pemilu, Komisi II DPR Targetkan UU Pemilu Baru Tuntas Akhir 2026
-
Waspada! Kasus DBD di Jakarta Mulai Merayap Naik di Awal 2026
-
Temuan Komisi E DPRD DKI: Obat HIV di Jakbar Disimpan di Ruangan Apek, Pasien Keluhkan Bau Menyengat
-
Sentil Pemprov DKI Soal Tawuran, Komisi E DPRD Usul Sanksi Pidana bagi Orang Tua Pelaku