Suara.com - Ayah Wayan Mirna Salihin, Darmawan Salihin, membeberkan sosok lelaki yang mengaku wartawan dan menuduh barista kafe Olivier, Rangga Dwi Saputra, menerima uang Rp140 juta dari suami Mirna, Arief Soemarko, untuk membunuh Mirna.
"Amir namanya. Ini dia orangnya," kata Darmawan sambil menunjukkan sebuah foto di Pangadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016).
Darmawan mengatakan sudah memiliki identitas lengkap Amir. Dia mendapatkan informasi tersebut setelah melakukan investigasi sendiri sebelum polisi menelusurinya.
Tetapi, untuk sementara ini, Darmawan belum mau menjelaskan secara detail mengenai media tempat Amir bekerja.
"Dari awal om investigasi apa yang di Australia, yang polisi belum berangkat, om udah tahu. Itu aja. Yang penting kan bisa. Kalau mau tanya om, ya berantem dulu," kata dia.
Darmawan mengatakan Amir menuduh Rangga menerima suap dari Arief. Darmawan yakin Rangga tak seperti itu. Darmawan mengatakan sudah memiliki salinan buku tabungan Rangga dan tidak ditemukan adanya aliran uang yang mencurigakan.
"Bukan. Dia (Amir) bikin ngarang-ngarang. Ini rekening Rangga. Dia nggak punya rekening lain. Ada nggak Rp140 juta? Ini buku tabungan dan KTP asli. Lihat ya, ini (punya) Rangga. Bukan jin atau setan," kata dia.
Sebelumnya, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Krishna Murti mengatakan sedang mencari wartawan yang menuduh Rangga menerima uang Rp140 juta dari Arief.
"Dicari nanti orang yang nuduh-nuduh itu (Rangga terima suap)," kata Krishna di Polda Metro Jaya, Jumat (29/7/2016).
Lelaki tersebut nanti akan dihadirkan dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap Mirna dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso. Dia akan dimintai keterangan sebagai saksi.
"Sesuai kebutuhan sidang, kami mem-back up sepenuhnya kebutuhan sidang atas permintaan hakim atau sidang (untuk) dihadirkan orang itu," kata Krishna.
Krishna menegaskan lelaki tersebut bukan anggota polisi sebagaimana diberitakan media selama ini. Menurut Krishna, lelaki tersebut wartawan.
"Nggak, nggak. Wartawan. Dalam peristiwa itu kan rumor berseliweran," kata Krishna.
Informasi yang menyebutkan Rangga menerima uang Rp140 juta dari Arief mengemuka setelah disampaikan ketua pengacara Jessica, Otto Hasibuan, dalam persidangan yang digelar Rabu (27/7/2016).
"Rangga itu mengaku sama dokter waktu diperiksa, dia juga mengiyakan, kalau dia menerima transfer dari Arief untuk bunuh Mirna. Rangga mengiyakan, dan itu ada dalam BAP polisi. Kami bukan mengada-ngada," kata Otto.
Tapi, Rangga membantah keras tuduhan tersebut. Rangga mengatakan telah melaporkan kasus tersebut ke Polda Metro Jaya sebagai pencemaran nama baik
Arief juga membantah pernah memberikan uang suap kepada Rangga.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Filosofi Baru Oscar Bruzon Mulai Menggila, Pemain Bhayangkara FC Dipaksa Beradaptasi
-
Polda DIY Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Pembubaran Ibadah Gereja di Bantul
-
Puji Target Defisit Turun di RAPBN 2027, Habib Idrus Tetap Minta Keberpihakan pada Usaha Kecil
-
Ingin Setia: Debut Aziz Padurasta yang Meleburkan Reggae, Rock, dan Punk
-
Tren Botox Meningkat, Ini Pentingnya Memastikan Perawatan Dilakukan Sesuai Standar Medis
-
Sadar Kebijakan Tak Bisa Bahagiakan Semua Pihak, Rudy Susmanto Janji Terus Pembenahan di Bogor
-
Judi Online Kamboja Pakai Pulsa Buat Transaksi Rp890 M, 8 Markasnya Digerebek Bareskrim
-
Dasco Bicara Soal Rencana Dwikewarganegaraan Terbatas, Fasilitasi Diaspora Potensial
-
1.584 Personel Pasukan Gabungan Gelar Apel Kebangsaan di Bogor, Ada Apa?
-
Luruskan Pidato Prabowo, Mendikdasmen Jelaskan Soal Bahasa Asing Wajib Sejak SD