Suara.com - Mulai Senin (8/8/2016) ini hingga 26 Agustus 2016 percobaan sistem ganjil-genap akan diperketat. Menurut aparat, pengawasan sistem lalu lintas ini lebih mudah dibandingkan dengan pengawasan sistem 3 in 1.
"Cara pengawasannya dilakukan dari setiap lampu merah yang ada. Misalnya di wilayah Utara ini lampu merahnya ada di Patung Kuda. Setelah dia lihat tidak boleh melintas, kendaraan tersebut diarahkan ke jalan nonprotokol," jelas petugas Polda Metro Jaya Inspektur Polisi Dua (Ipda) Adithia yang sedang bertugas di depan Monumen Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin.
Sistem ganjil-genap yang mulai diberlakukan sejak 1 Agustus 2016 ini merupakan sistem yang diterapkan sebagai pengganti sistem 3 in 1.
Percobaan sistem ganjil genap ini dilaksanakan setiap hari Senin sampai Jumat pukul 07.00-10.00 di pagi hari, sedangkan untuk sore hari pukul 16.00-20.00.
Lokasi percobaan sistem ganjil-genap adalah Jalan Medan Merdeka Barat, MH Thamrin, Jenderal Sudirman, dan Gatot Subroto yang sebelumnya menjadi lokasi penerapan 3 in 1 dan Jalan HR Rasuna Said.
Namun, dengan adanya aturan baru ini, ada beberapa pengendara yang melakukan kecurangan agar dapat melintasi jalur protokol setiap hari, yaitu dengan mengganti plat nomor kendaraannya dengan plat palsu.
"Kebanyakan warga masyarakat ada yang plat nomor kendaraannya diganti. Ciri-cirinya jelas, plat nomor yang kita temukan di lapangan tidak sesuai dengan yang dikeluarkan oleh Polda. Kendaraan itu pasti akan kita tahan dan kita laporkan ke komando kantor. Kemudian akan ditindaklanjuti sebagai penipuan dan dikenakan pelanggaran pidana," jelas Ipda Adithia.
Meski sejauh ini percobaan ganjil-genap ini berjalan lancar dan lebih efektif mengurangi kemacetan di jalan protokol, Ipda Adithia mengungkapkan bahwa kemacetan beralih ke jalan nonprotokol di sekitarnya seperti di sekitar Tanah Abang, Pasar Senen dan Semanggi. (Antara)
Berita Terkait
-
Lalu Lintas Tol Jakarta Pagi Ini Semrawut, Kecelakaan Beruntun hingga Contraflow Picu Kemacetan
-
Besok Pagi, Transjakarta Blok M-Kota Tak Lewat Sudirman-Thamrin
-
Demo May Day di DPR: Lalu Lintas Palmerah Ramai Lancar, Belum Terlihat Pergerakan Massa Buruh
-
Libur Lebaran Usai, Sistem Ganjil Genap Jakarta Kembali Berlaku Hari Ini
-
Hujan Deras Bikin Jakarta Macet Parah, Dirlantas Polda Metro Turun Langsung ke Pancoran
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Perbedaan Sifat Gemini Mei dan Gemini Juni, Kamu Related?
-
Nyoman Nadiana: Sosok di Balik Kebangkitan Garam Tradisional Bali yang Tembus Pasar Modern
-
5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
-
Spider-Man: Brand New Day, Petualangan Baru Peter Parker Setelah No Way Home
-
PSSI Pasang Badan, Minta Fans Tak Hujat Pemain Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
-
Anak 14 Tahun Pelaku Penembakan Sekolah Thailand 2 Tahun Belajar Pakai Pistol
-
Siapa Mazaki Ahmad? Intip Profil dan Pekerjaan Suami Dea Annisa
-
Mingyu, Seungkwan, dan Dino SEVENTEEN Umumkan Tanggal Resmi Wajib Militer
-
Harga Emas Antam Masih Tinggi, Hari Ini Tembus Rp2,69 Juta/Gram
-
Hasil MotoGP Inggris 2026: Kejutan dari Raul Fernandez yang Lama Menghilang