Suara.com - Baru-baru ini masyarakat kembali digemparkan dengan temuan camilan "Bikini" (Bihun Kekinian) yang mengandung unsur pornografi. Bagaimana tidak, dalam kemasan camilan tersebut terdapat gambar tubuh perempuan memakai bikini dan bertuliskan "Remas Aku".
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menegaskan bahwa camilan yang memiliki pabrik di daerah Sawangan, Depok, ini tidak memiliki izin edar sehingga pada proses produksinya tidak melalui evaluasi keamanan, mutu, gizi dan label pangan.
"Kalau ilegal kami tidak berani menyatakan bahwa produk itu aman. Kalau untuk bahan kimia lainnya itu kita harus uji. Jadi, kami belum bisa memastikan bahwa bahan baku dan formulasinya aman, karena tidak melalui evaluasi," ujar Deputi Bidang Pengawasan Keamananan Pangan dan Bahan Berbahaya BPOM, Suratmono pada temu media di Jakarta, Senin (8/8/2016).
Hal ini cukup mengkhawatirkan mengingat produk camilan "Bikini" telah diproduksi sebanyak 11 ribu bungkus ke 22 reseller di berbagai daerah di Indonesia. Dilihat dari kemasannya, produsen mengklaim bahwa kandungan "Bihun Kekinian" ini terdiri dari bihun, rempah pilihan dan minyak sawit. Namun tidak dijelaskan dengan detail berapa banyak komposisi bahan yang digunakan.
Untuk itu Penny Kusumastuti Lukito, Kepala BPOM yang baru dilantik Juli lalu mengimbau masyarakat agar lebih waspada dan cerdas terhadap penawaran produk pangan yang dijual secara langsung maupun online.
"Pastikan produk yang dibeli telah memiliki izin edar dan aman untuk dikonsumsi. Bagi yang sudah terlanjur membeli produk tersebut segera musnahkan, karena merupakan produk ilegal," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia
-
Gaya Dasco Hadapi Aksi Mahasiswa Dipuji, Peneliti: Dobrak Eksklusivitas Senayan
-
Polisi Tangkap 4 Terduga Pelaku Terkait Tewasnya Dua Pria di Saluran Air Bekasi
-
Rano Karno Ajak Generasi Muda Rawat Sejarah dan Hidupkan Nilai Kebudayaan Bangsa
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno