Suara.com - Pertamina meminta Rio Haryanto mencari tim Formula 1 yang baru pada pada musim depan setelah pemuda kelahiran Solo tersebut terdepak dari kursi pebalap utama Manor Racing.
"Karena Rio terima tawaran posisi sebagai pembalap cadangan, dia harus bisa selesaikan sisa musimnya. Kami sangat menginginkan Rio mendapatkan tim terbaik, kami sudah minta manajemen Rio (Kiky Sport) untuk mencari tim yang sesuai dengan Rio," kata VP Public Relation Pertamina Wianda Pusponegoro di Jakarta.
Tim yang terbaik tersebut, kata Wianda, artinya memahami apa kelebihan dan kemampuan Rio Haryanto sehingga bisa mengimplementasikan kemampuan Rio secara maksimal.
"Pertamina sangat berharap Rio dipertemukan dengan tim yang paham atas kapabilitasnya. Karena kita lihat tim berpengaruh pada performa pembalap, semoga dengan kolaborasi itu menghasilkan prestasi maksimal bagi Rio di lapangan," ujar Wianda.
Soal tim sendiri, Wianda belum bisa menyebutkan tim mana yang akan diperkuat Rio di balapan jet darat tersebut pada musim berikutnya. Namun demikian, dirinya yakin Rio akan cepat menemukan tim baru dengan bakat yang dimiliki.
"Rio itu merupakan bakat dunia balap yang sangat bagus, dia itu dicari tim, bukan kemudian kita harus tergantung pada satu pihak saja. Selama 12 seri telah kita amati bersama, beberapa kali Rio mengungguli rekan setimnya di kualifikasi. Dan prestasi itu tentu dilihat tim F1 lainnya," jelas Wianda.
Karenanya Pertamina berkomitmen mendukung Rio terus berlaga pada ajang Formula 1 dan meminta semua pihak juga turut mendukung kiprah Rio di balapan jet darat tersebut.
"Karenanya, kita semua harus dukung Rio agar bisa berlomba di F1, sehingga tim lain bisa melihat kemampuan Rio dan dia bisa memilih tim apa yang cocok bagi dia. Kami tidak mau kalau Rio harus turun lagi ke GP2 misalnya. Karena sejak awal, Pertamina ingin mengantar putra bangsa terbaik di ajang F1 ini, ke level dunia," ujarnya.
Wianda memaparkan telah mendukung Rio di ajang balap sejak 6 tahun lalu, karena pemuda berusia 23 tahun ini memiliki potensi dan prestasi yang bisa diangkat serta mengharumkan Indonesia di ajang balap tertinggi F1.
Beberapa pihak pun menginginkan Rio bisa memperkuat tim yang lebih baik dari yang sekarang pasca digantikan Esteban Ocon.
Dengan memilih tim yang baru dan memiliki predikat lebih baik, diperkirakan sponsor harus membayar lebih besar. Namun, Wianda yakin berbagai pihak termasuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan lembaga lain akan mengikuti jejak Pertamina mendukung Rio.
"Kesempatan itu masih sangat banyak, dengan prestasi Rio di 12 race itu, kami yakin bisa didukung badan usaha atau lembaga lain selain Pertamina," ujar Wianda.
"Saya melihat Rio bukan hanya dianggap representasi Indonesia, tapi juga Asia. Tentunya kesempatan untuk dukung secara bersama-sama masih sangat terbuka, karena harapan kami Rio tetap berlaga dengan sebaiknya," pungkas Wianda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- 5 Sampo Penghitam Rambut yang Tahan Lama, Solusi Praktis Tutupi Uban
- 5 Mobil Nissan Bekas yang Jarang Rewel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- 4 Bedak Wardah Terbaik untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Bantu Samarkan Kerutan
- 7 Sepatu Skechers Wanita Tanpa Tali, Simple Cocok untuk Usia 45 Tahun ke Atas
Pilihan
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
Terkini
-
Hakim Ad Hoc Ngeluh Tunjangan 13 Tahun Stagnan, KY Bilang Begini
-
KPAI Ungkap Modus Baru Perdagangan Anak: Jasa Keuangan hingga Adopsi Lintas Negara
-
Peringati Isra Mikraj, Menag Ajak Umat Islam Tobat Ekologis: Berhenti Merusak Alam!
-
Aksi Curi Rel di Jatinegara Terbongkar, Tujuh Remaja Kabur Tinggalkan Barang Bukti Usai Terpegok!
-
YLBHI Nilai RUU Penanggulangan Disinformasi Ancaman Serius Demokrasi dan Kebebasan Berekspresi
-
Iran Hubungi China, Bahas Ancaman Militer AS Pasca Manuver USS Abraham Lincoln
-
Haru Pengukuhan Guru Besar Zainal Arifin Mochtar, Tangis Pecah Kenang Janji pada Sang Ayah
-
Saksi Bantah Acara Golf di Thailand Bicarakan Penyewaan Penyewaan Kapal
-
KPAI Soroti Lemahnya Pemenuhan Hak Sipil Anak, Akta Kelahiran Masih Minim di Daerah Tertinggal
-
Prabowo Gelar Rapat Tertutup, Bahas Tambang Mineral Kritis Hingga Mobnas