Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melaporkan pengembang Apartemen Parama di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan ke polisi. Sebab pengembang itu sudah melakukan jual beli unit sebelum mendapatkan sertifikat layak fungsi.
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, pengelola dan pengembang gedung Apartemen Parama sebelumnya sudah mendapat peringatan dari pemprov DKI, namun diabaikan sehingga terjadi kebakaran pada Minggu (14/8/2016).
"Makanya saya bilang cari dan pidanain pengembangnya. Tidak ada pilihan," ujar Ahok di Balai Kota DKI, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (15/8/2016).
Apartemen yang sudah berpenghuni, meski belum mendapatkan SLF sempat disegel oleh pemprov DKI pada 14 Maret 2016 dengan harapan pihak pengembang memperbaiki standar gedung untuk mendapatkan SLF.
Setelah terjadi kebakaran, Pemprov DKI dikatakan Ahok kembali menjatuhkan sanksi kepada pengembang apartemen dengan cara menyegel dan menutupnya.
"Makanya sekrang kita kasih sanksi itu gedungnya tidak boleh dipakai, ditutup, disegel. Kalau disegel kan dia (pengembang) pakai kata sandra manusia nih," kata Ahok.
"Kamu yang tinggal di apartemen kira-kira kamu marah nggak rumah kamu disegel nggak boleh masuk?" Ahok menambahkan.
Mantan Bupati Belitung Timur ini yakin setelah apartemen disegel para penghuni akan protes ke pengembang. Menurut Ahok penyegelan untuk keselamatan para penghuni dan menjadi pelajaran pihak pengembang agar tidak lagi mengabaikan teguran pemprov DKI.
"Nggak ada pilihan. Yah, nanti (pemprov DKI) dibilang kejam lagi, dan kita berantem lagi sama pengembang. Saya nanti dibilang gubernur sok lagi, ajak berantem sama semua orang," kata Ahok.
"Kalau ada yang mati kemarin yang salah siapa? DKI juga, gubernur lagi salah. Ya, memang harus pilih (resikonya) saya," tambah Ahok.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Kabar Duka, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno Meninggal Dunia di RSPAD Pagi Ini
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
Terkini
-
Moeldoko Kenang Try Sutrisno: Sosok Panglima Agitator yang Bakar Semangat Prajurit
-
Siapa Mojtaba Khamenei? Sosok 'Penguasa Bayangan' Calon Pengganti Ali Khamenei di Iran
-
Profil Try Sutrisno, Wakil Presiden ke-6 RI: Jejak Militer, Politik, dan Emas Olimpiade 1992
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Jadwal Resmi Pengumuman SNBP 2026
-
Try Sutrisno Dimakamkan di TMP Kalibata Usai Zuhur, Salat Jenazah di Masjid Agung Sunda Kelapa
-
Update Konflik Iran: Ayatollah Khamenei Gugur, China dan Rusia Gelar Pembicaraan Darurat
-
Pesta Belanja Jakarta Festive Wonder: Diskon Hingga 70 Persen di 80 Pusat Perbelanjaan Saat Ramadan
-
Gaji Tak Cukup, Kebutuhan Hidup Menumpuk: Guru Honorer Nekat Rangkap Jabatan Meski Dilarang Aturan
-
Memanas! Presiden Kuba Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei, Sebut AS-Israel Langgar Hukum Internasional