Musisi yang berhasrat menjadi gubernur DKI Jakarta, Ahmad Dhani membantah Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan (Amjas) yang dibentuk untuk menolak kedatangan Ahok di Jakarta Selatan, demi meningkatkan popularitasnya.
Menurut suami Mulan Jameela ini, dirinya tak perlu mencari popularitas dan mengklaim ketenarannya sudah mencapai 99 persen di setiap daerah di Indonesia.
"Lho, saya sudah ngetop. Saya udah ngetop, popularitas saya 99 persen, di manapun berada mau di Papua, Aceh. Jadi saya tidak dalam usaha mencari popularitas," ujar Dhani usai medeklarasikan Aliansi Masyarakat Jakarta Selatan di kediamannya di Jalan Pinang Emas, Pondok Indah, Jakarta, Senin (15/8/2016).
Ia pun menuding Ahok merupakan sosok pemimpin yang tidak santun, tidak beretika dan semena-mena dalam melakukan penggusuran. Oleh karena itu, Dhani tak rela Ahok menjabat kembali gubernur periode 2017-2022.
"Pokoknya saya concern terhadap Jakarta. Saya tidak mau gubernurnya Ahok. Siapapun lawan Ahok pasti saya dukung," kata Dhani.
Lebih lanjut, Dhani juga mengklaim bahwa selama dirinya menentang Ahok, dia tak pernah mendapat ancaman dari pendukung Ahok.
"Nggak pernah. Nggak ada yang berani. Jokowers dan Ahokers nggak ada yang berani lawan saya. Sudah pasti itu," kata dia.
Berita Terkait
-
Bila Megawati Dukung Ahok, Ahmad Dhani Yakin PDIP Keok di 2019
-
Sejam Ahok Menghadap Jokowi di Istana, Ada Apa?
-
Putri Cantik Dhani Ikut Bagikan Tabloid saat Deklarasi Tolak Ahok
-
Ahmad Dhani Siap Timpukin Ahok Kalau Datang ke Jakarta Selatan
-
Ahmad Dhani: Allah Turunkan Ahok Buat Persatukan Saya dan FPI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil
-
Ada 182 Laporan Dugaan Kekerasan Daycare Little Aresha, Puluhan Orang Tua Siap Tempuh Jalur Hukum
-
Laporan Warga Gambir Bongkar Jaringan Sabu 3 Kota, Polisi Tangkap 3 Tersangka!