Suara.com - Ketua tim pengacara terdakwa Jessica Kumala Wongso, Otto Hasibuan, kembali terlibat perdebatan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Kali ini, dia berdebat dengan saksi ahli toksikologi I Made Agus Gelgel Wirasuta mengenai kadar sianida dalam es kopi Vietnam yang masuk ke dalam tubuh Wayan Mirna Salihin melalui sedotan.
Otto menyoal Made yang menyimpulkan Mirna minum es kopi dengan sekali sedot sebanyak 20 mililiter.
"Apakah anda pendapat menyedot sekali, itu adalah 20 mililiter?" kata Otto dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (25/8/2016).
Made kemudian menjelaskan kesimpulannya memakai pendekatan reaksi.
"Saya menggunakan pendekatan lain. Saya menggunakan pendekatan reaksi," kata dia.
Merasa kurang jelas dengan argumentasi Made, Otto langsung memotong pada saat Made masih bicara. Dia bertanya lagi.
Ahli racun dari Universitas Udayana, Bali, pun bereaksi. Dia meminta Otto jangan main potong, sementara penjelasan belum selesai disampaikan.
"Saya jawab dulu, jangan dipotong dulu. Saya hanya melihat fakta, terjadi penetralan lambung. Berapa jumlah sianida yang masuk. Jadi jangan minta setuju dan tidak setuju (soal satu kali menyedot kopi)," kata ahli.
Made kemudian meminta Otto menyimak baik-baik penjelasannya sebelum bertanya.
"Ketika orang buta melihat gajah, jangan melihatnya dari satu sisi. Harus dilihat dari segala sisi. Ini saya melihat dari fakta yang ada," kata dia.
Kendati demikian, Otto masih bersikeras bahwa pendapat Made tidak sesuai fakta yang tertuang dalam berita acara pemeriksaan.
"Itu fakta yang salah (yang diterima dari BAP)," kata Otto.
"Silakan anda cari (fakta yang dirasa benar) Yang ada di meja saya seperti ini," Made menimpali.
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Tinjau Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, Anggota DPR Sudjatmiko: Situasi Sangat Mencekam
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
Tabrakan Kereta Bekasi Timur: 29 Korban Dievakuasi, 6-7 Orang Masih Terjepit
-
KAI Daop 1 Jakarta: Dua Korban Tabrakan Kereta Bekasi Timur Meninggal Dunia
-
KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL, Dugaan Awal Akibat Kecelakaan Taksi Listrik
-
KAI Commuter Terapkan Rekayasa Rute Pasca Tabrakan KA di Bekasi Timur, Ini Daftar Lengkapnya
-
KAI Masih Evakuasi dan Data Korban Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur
-
Tabrakan KRL Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, Basarnas Kerahkan Tim Evakuasi
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Penyebab Tabrakan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur Masih Diselidiki