Suara.com - Jumlah jemaah calon haji Indonesia yang wafat di Arab Saudi kini berjumlah sekitar 33 orang, setelah dua calon haji khusus meninggal di Tanah Suci akibat gangguan pernafasan, demikian diwartakan Antara, Minggu (28/8/2016).
Menurut data terbaru Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu Kesehatan (Siskohatkes), Ahad (28/8/2016), dua jamaah itu bernama Yudha Arifin bin Kasah (55) dan Abdul Hamid bin Lapewa Palewa (53).
Yudha Arifin, pemegang paspor nomor A2368309 wafat pada 23 Agustus 2016 pukul 18.15 waktu Arab Saudi di pemondokan di Madinah. Sedangkan Abdul Hamid, pemegang paspor nomor B2843082 meninggal dunia di rumah sakit Arab Saudi Mekkah pada 27 Agustus 2016 pukul 21.00 waktu setempat.
Selain dua jamaah haji khusus tersebut, dua jamaah haji reguler juga dilaporkan meninggal dunia. Mereka adalah Awaluddin bin Abu Sahar Tanjung (58) asal kelompok terbang (kloter) 11 embarkasi Medan dan Kadiran bin Mulyadi Soekaryo (71) asal kloter 22 embarkasi Surabaya.
Awaluddin dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (26/8/2016) pada pukul 20.30 waktu Arab Saudi di Masjid Nabawi, Madinah akibat penyakit kardiovaskular.
Sementara itu Kadiran dilaporkan meninggal dunia pada Jumat (26/8/2016) di rumah sakit Arab Saudi di Madinah pada pukul 04.30 waktu setempat akibat penyakit kardiovaskular.
Sebelumnya telah dilaporkan 29 jamaah meninggal dunia di Madinah, Arab Saudi. Berikut adalah daftar lengkap ke-29 jemaaf yang wafat:
1. Senen bin Dono Medjo (79) dari kloter 007 Embarkasi Surabaya,
2. Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68) dari kloter 002 Embarkasi Aceh
3. Martina binti Sabri Hasan (47) kloter 006 Embarkasi Batam
4. Khadijah Nur binti Imam Nurdin (66) kloter 004 Embarkasi Aceh
5. Sarjono bin Muhammad (60) kloter 006 Embarkasi Batam,
6. Oom Eli Asik (66) dari kloter 003 Embarkasi Jakarta-Bekasi
7. Dijem Djoyo Kromo usia 53 tahun dari kloter 018 Embarkasi Solo
8. Nazar Bakhtiar bin Batiar yang berusia 82 tahun dari kloter pertama Embarkasi Padang
9. Juani bin Mubin Ben yang berusia 61 tahun, jamaah dari kloter 006 Embarkasi Aceh
10. Asma binti Mian yang berusia 78 tahun
11. Tasniah binti Duratim Dakem (73) jamaah dari kloter tiga Embarkasi Padang
12. Jamaludin bin Badri Kar (58) jamaah dari kloter lima Embarkasi Palembang
13. Abdullah bin Umar Gamyah (68) dari kloter pertama Embarkasi Aceh
14. Rubiyah binti Mukiyat Muntari (71) dari kloter 20 Embarkasi Surabaya
15. Siti Maryam binti Ismail (60) dari kloter pertama Embarkasi Solo
16. Muhammad Tahir bin Abdul Razak (68) dari kloter 11 Embarkasi Batam
17. Minawar bin Kasino Kamujo (76) dari kloter 15
18. Embarkasi Surabaya dan Din Azhari Nurina bin Sadid (73) dari kloter 5 Embarkasi Padang
19. Mohammad Nasir bin Abdul Hamid (64) dari kloter 10 Embarkasi Batam
20. Noorsi Fatimah binti M Saleh Mardiwiyono (60) dari kloter 9 Embarkasi Balikpapan
21. Joko Pramono bin H Ali Pramono (41) dari kloter 26 Embarkasi Surabaya
22. Manih binti Siyan Muhammad (71) dari kloter 006 Embarkasi Jakarta Pondok Gede
23. Imam Rifai bin Ngali (60) dari embarkasi Palembang kloter 005
24. Suhaimi bin kadir Abdillah (62) dari embarkasi Medan kloter 005
25. Siti Maskanah binti Djumri (66) dari kloter Banjarmasin kloter 013
26. Zainabon binti Umar Muhammad (71) dari embarkasi Aceh kloter 008
27. Imam Rifai bin Ngali (60) dari kelompok terbang (kloter) 005 embarkasi Palembang
28. Siti Maskanah binti Djumri (66) dari kloter 013 embarkasi Banjarmasin
29. Zainabon binti Umar Muhammad (71) dari kloter 008 embarkasi Aceh.
Berita Terkait
-
Setelah Menunaikan Ibadah Haji, Jamaah Haji Mancanegara Mulai Pulang
-
Mengunjungi Pameran Mushaf Al Quran Langka di Masjidil Haram
-
Banyak Jemaah Haji Indonesia Tak Dapat Tenda di Arafah, Begini Kata Ketua PPIH Arab Saudi
-
Mengintip Proses Pembuatan Kain Kiswah Ka'bah di Makkah
-
Paket PRIO Haji dari XL PRIORITAS, Komunikasi Bebas Tanpa Kendala dari Tanah Suci
Terpopuler
- Daftar Lokasi ATM Pecahan Rp10 Ribu dan Rp20 Ribu di Surabaya
- Terjaring OTT KPK, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Langsung Dibawa ke Jakarta
- Profil dan Biodata Anis Syarifah Istri Bos HS Meninggal Karena Kecelakaan Moge
- PP THR dan Gaji 13 Tahun 2026 Diumumkan, Ini Jadwal Cair dan Rincian Lengkapnya
- Selat Hormuz Milik Siapa? Jalur Sempit Banyak Negara Tapi Iran Bisa Buka Tutup Aksesnya
Pilihan
-
Iran Tutup Pintu Negosiasi, Dubes: Kami Bereskan Musuh di Medan Perang
-
Fatwa Ayatollah Ali Khamenei soal Senjata Nuklir: Haram!
-
KPK Ungkap ART Fadia Arafiq Jadi Direktur PT RNB, Diduga Alat Korupsi Rp13,7 Miliar
-
Dua Hari Lalu Dinyatakan Gugur, Eks Presiden Iran Ahmadinejad Masih Hidup
-
Skandal Saham BEBS Dibongkar OJK: Rp14,5 Triliun Dibekukan, Kantor Mirae Asset Digeledah!
Terkini
-
Mamah Dedeh Bocorkan Isi Pertemuan Prabowo dan Ulama: Bahas Perang Dunia hingga Krisis Bangsa
-
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo: Bahas Kondisi Negara hingga Ketegangan Global
-
Jusuf Kalla Ajak Seluruh Masjid Indonesia Baca Qunut Nazilah untuk Perdamaian Dunia
-
Suasana Hangat Bukber Istana: Prabowo Salami Ulama dan Cium Tangan Kiai Nurul Huda Djazuli
-
Pemprov DKI 'Guyur' Warga Ciganjur dengan Sembako Murah dan Kacamata Gratis
-
Prabowo Buka Bersama Ulama di Istana, Dapat Saran Keluar dari BoP
-
Resmi! Biaya Pemakaman di Jakarta Kini Nol Rupiah
-
Jimly Mau Bisik-bisik ke Prabowo, Minta Waktu Lapor Hasil Komisi Percepatan Reformasi Polri
-
Cegah Korban Jiwa Terulang, Pramono Anung Percepat Penertiban Kabel Semrawut di Jakarta
-
Dubes Iran Tegaskan Selat Hormuz Tetap Terbuka, Terapkan Protokol Khusus Selama Situasi Perang