Suara.com - Para penyelamat belum lama ini meyakini telah menemukan sejumlah jasad yang tertimbun di bawah reruntuhan Kota Amatrice lima hari setelah gempa mengguncang Italia Tengah hingga menewaskan sekitar 290 jiwa.
Penduduk di kota berbukit itu mengatakan, lebih dari 10 orang masih hilang. Petugas penyelamat mengatakan tampaknya mereka telah menemukan tiga jasad tertimbun di bawah puing Hotel Roma, Amatrice. Hotel itu dianggap sebagai bangunan bersejarah, kini hancur akibat gempa pada Rabu.
"Saya yakin lebih dari satu orang tertimbun (di hotel itu), karena diantaranya adalah paman saya," kata wakil walikota setempat, Gianluca Carloni.
"Penting bagi kami menyelesaikan masa pencarian awal ini guna memastikan tak ada jasad lain tertimbun di balik puing bangunan," tambahnya.
Departemen Perlindungan Warga menurunkan jumlah korban tewas dari 291 menjadi 290 orang, Minggu (29/8/2016).
Sejumlah warga asing, diantaranya 11 orang Rumania, dinyatakan wafat, kata kementerian luar negeri di Bukares.
Banyak warga Rumania bekerja di Italia, pihak di Bukares mengatakan, 14 warganya belum ditemukan.
Museum di Italia akan berdonasi membantu upaya pembangunan kota dari penjualan tiket, Minggu. Sementara itu, tim sepak bola menggelar aksi diam semenit sebelum berlaga untuk mengenang para korban.
Paus Francis juga memimpin doa bersama pekan ini di Roma. Ia mengatakan akan pergi ke lokasi bencana untuk menenangkan warga yang selamat.
"Saudara dan saudariku secepatnya saya akan mengunjungi kalian," katanya.
Pemerintah Italia berjanji akan membangun kembali kota tersebut serta mempelajari kesalahan sebelumnya dengan melihat bangunan di L'Aquila yang banyak bertahan walau diguncang gempa pada 2009.
"Pemerintah tak akan memberi tahu apa yang harus dilakukan. Kamu akan memutuskan apa yang perlu dikerjakan," kata Perdana Menteri Matteo Renzi ke para kerabat dalam pemakaman 35 korban, Sabtu.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
Terkini
-
Penampakan Baju Lumat Andrie Yunus, Bukti Kejam Anggota BAIS di Persidangan
-
Coret Usul Kementerian Polri, Mahfud MD: Takut Dipolitisasi Orang Partai
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
Tangis Sri Rahayu di Benhil: Tinggal Sejak 1980, Kini Digusur PAM Jaya Tanpa Kejelasan Rusun
-
Aturan Baru Selat Hormuz, Kapal Internasional Wajib Kantongi Persetujuan Tertulis dari Sini
-
Mayoritas Wilayah RI Diprediksi Alami Kemarau Lebih Kering dan Panjang Tahun Ini
-
Iran Wajibkan Izin Khusus Kapal yang Melintasi Selat Hormuz
-
Ironi Tuan Rumah Piala Dunia 2026 Saat Rakyat Meksiko Terhimpit Biaya Hidup
-
Apresiasi Daerah Berprestasi, Mendagri: Perlu Keseimbangan Pengawasan dan Insentif
-
Penjelasan PAM Jaya soal Penertiban 15 Rumah Dinas di Benhil