Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat terdapat 29 titik panas (hotspot) yang terpantau di Pulau Sumatera pada pagi ini, Rabu (31/8/2016).
"Terpantau tiga hotspot di Bengkulu, Jambi satu, Sumatera Selatan 21, Babel empat sementara Riau nihil," kata Kepala Humas BMKG Hary T Djatmiko dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Rabu.
Meski nihil hotspot di Riau, namun jarak pandang di Pekanbaru tujuh kilometer, Rengat empat kilometer (udara kabut), Dumai tujuh kilometer dan Pelalawan udara kabur dengan jarak pandang lima kilometer.
Pantauan cuaca di Provinsi Riau menunjukkan tiupan angin secara umum dari arah Selatan - Barat dengan kecepatan 05-15 knots (09 - 28 Km/jam).
Pada umumnya cuaca di wilayah Riau Cerah hingga Berawan. Peluang hujan dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir/kilat dan angin kencang diprakirakan dapat terjadi di wilayah Riau barat, tengah, selatan, pesisir timur dan sebagian wilayah utara pada siang-sore atau malam hari.
Saat ini kebakaran hutan dan lahan kembali terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air, meski begitu Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar mengatakan jumlah hotspot turun hingga 75 persen dibandingkan tahun lalu.
Selain itu, data dari kepolisian menunjukkan ada 498 kasus kebakaran hutan dan lahan dan khusus di Riau sebanyak 85 kasus selama patroli tahun ini berlangsung.
Total lahan yang terbakar di seluruh indonesia sebanyak 88 ribu ha, kalau dibandingkan tahun lalu pada periode awal september mencapai 190 ribu ha lebih. Sedangkan di Riau menurut laporan sebelumnya hanya 3.000-an ha. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?