Suara.com - Salah seorang pebalap Formula 1 (F1) yang saat ini masih aktif mengikuti balapan, Felipe Massa dari tim Williams, secara mengejutkan mengumumkan untuk berhenti balapan alias pensiun di akhir musim ini.
Sebagaimana dilansir The Guardian, Kamis (1/9/2016), pengumuman itu disampaikan oleh pebalap asal Brasil tersebut dalam sebuah konferensi pers, jelang pelaksanaan GP Italia akhir pekan ini.
Massa tercatat mengawali karirnya di F1 pada 2002 lalu dengan memperkuat tim Sauber. Pada 2006, dia lantas pindah ke tim Ferrari, sebelum kemudian (2014) bergabung dengan Williams. Tahun 2008, dia nyaris saja meraih gelar juara, hanya gara-gara kalah 1 poin dari Lewis Hamilton di balapan terakhir di Brasil.
"Saya telah berhasil mewujudkan banyak mimpiku, dan saya sangat bangga dengan karirku," ungkap Massa yang tampak emosional, dalam pernyataannya.
Sepanjang karirnya yang akan tercatat melibatkan 250 start, Massa sejauh ini telah memenangi 11 seri. Yang menarik dan patut dicatat pula adalah bahwa Massa pernah lolos dari kecelakaan maut di GP Hungaria pada 2009 lalu.
Saat itu, Massa yang tengah melaju dalam kualifikasi, terkena kepingan per yang terlepas dari mobil Rubens Barichello di depannya. Benda itu menghantam helmnya, bahkan melukai kepalanya --dilaporkan kemudian sempat mengalami retak pada tengkorak-- sebelum dia terhempas ke ban pembatas lintasan.
Untungnya, secara cukup ajaib Massa masih bisa selamat dari insiden mengerikan yang bisa berakibat fatal itu. Dia kembali berlomba di seri pertama musim balapan berikutnya di GP Bahrain, bahkan sukses naik podium di posisi kedua.
"Ini adalah sebuah hari yang menyedihkan dan penuh emosional, dan merupakan sebuah keputusan besar yang telah diambilnya (Massa)," tutur wakil pimpinan tim Williams, Claire Williams. "Dia adalah seorang lelaki sejati. Semangat yang ditunjukkannya memperlihatkan siapa dia sesungguhnya," sambungnya.
"Kami benar-benar beruntung ketika Felipe setuju bergabung bersama kami. Terima kasih telah (memutuskan) mengakhiri karirmu di Williams," tandas sang pimpinan.
Untuk diketahui, meski tergolong tidak muda lagi dibanding sebagian besar pebalap lain, Massa saat ini baru berusia 35 tahun. Fernando Alonso dari tim McLaren juga berusia 35, sedang rekan setimnya, Jenson Button, sudah berusia 36. Kimi Raikkonen dari tim Ferrari bahkan bulan depan sudah berusia 37, lebih muda beberapa bulan dari pebalap MotoGP Valentino Rossi yang sudah 37 tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Jika BPJS Mati Rumah Sakit Dilarang Tolak Pasien Darurat, Ini Penjelasan Mensos!
-
OTT Pejabat Pajak, KPK Sebut Kemenkeu Perlu Perbaiki Sistem Perpajakan
-
KPK Ungkap Kepala KP Pajak Banjarmasin Mulyono Rangkap Jabatan Jadi Komisaris Sejumlah Perusahaan
-
Roy Suryo Cs Desak Polda Metro Bongkar Bukti Ijazah Palsu Jokowi, Kombes Budi: Dibuka di Persidangan
-
JPO Sarinah Segera Dibuka Akhir Februari 2026, Akses ke Halte Jadi Lebih Mudah!
-
Pasien Kronis Terancam Buntut Masalah PBI BPJS, DPR: Hak Kesehatan Tak Boleh Kalah Oleh Prosedur
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi