Suara.com - Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) Kesehatan melaporkan tambahan delapan jamaah meninggal dunia di Mekkah, Arab Saudi sampai Jumat (2/9/2016). Sehingga jumlah total jamaah meninggal dunia adalah 54 orang.
Kedelapan jamaah tersebut tercatat berusia di atas 50 tahun, dan terdiri dari tiga perempuan dan lima laki-laki.
Empat jamaah disebutkan meninggal dunia karena penyakit kardiovaskular. Mereka adalah pertama, Mukijan bin Sodimejoh Muhammad (62), jamaah dari embarkasi Surabaya (SUB) kloter 032 dengan nomor paspor B3788414. Mukijan wafat di pemondokan Mekkah pada Kamis (1/9/2016) pukul 08.30 waktu Arab Saudi.
Lalu Abdul Sani bin H Hayani (59) jamaah dari embarkasi Jakarta Pondok Gede (JKG) kloter 026 dengan nomor paspor B3374346. Abdul wafat di RS Mekkah pada Kamis pukul 16.07 waktu Arab Saudi.
Emuh Sutrisna Atmadja bin Wardi (79) jamaah dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 008 dengan nomor paspor B3307672. Emuh wafat di pondokan Mekkah pada Kamis pukul 14.45 waktu Arab Saudi.
Terakhir, Cholik bin Aguscik Usman (65) jamaah dari embarkasi Palembang (PLM) kloter 005 dengan nomor paspor B3343307. Cholik wafat di pondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 23.30 waktu Arab Saudi.
Kemudian dua jamaah dilaporkan meninggal dunia akibat penyakit sistem peredaran darah (circulatory diseases). Mereka adalah pertama, Carwit binti Karjani Sarip (51) jamaah dari embarkasi Jakarta Bekasi (JKS) kloter 037 dengan nomor paspor B1207809. Carwit wafat di RS Mekkah pada Rabu (31/8) pukul 20.42 waktu Arab Saudi.
Kedua, Siti Sarah binti Abdul Kapi (53) jamaah embarkasi Banjarmasin (BDJ) kloter 014 dengan nomor paspor B3485781. Siti wafat di RS Mekkah pada Kamis (1/9/2016) pukul 06.00 waktu Arab Saudi.
Seorang jamaah meninggal karena penyakit pernafasan yaitu Imo binti Ahmad Umar (73) jamaah embarkasi Lombok, kloter 006 dengan nomor paspor B3060310. Imo wafat di pemondokan Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 03.25 waktu Arab Saudi.
Seorang jamaah meninggal karena penyakit pencernaan yaitu Ali bin Lapantje Lakoro (77) jamaah embarkasi Balikpapan (BPN) kloter 011, dengan nomor paspor B2749034. Ali wafat di KKHI Mekkah pada Kamis (1/9) pukul 21.05 waktu Arab Saudi.
Pemerintah sudah menjamin bahwa semua jamaah yang wafat di Arab Saudi bahkan dan di embarkasi akan dibadalkan hajinya.
Sementara ini data 46 jamaah yang sebelumnya dilaporkan meninggal:
Senen bin Dono Medjo (79) dari kloter 007 Embarkasi Surabaya
Siti Nurhayati binti Muhammad Saib (68) dari kloter 002 Embarkasi Aceh
Martina binti Sabri Hasan (47) kloter 006 Embarkasi Batam.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Digaji Rakyat tapi Maling, Birokrat dan BUMN Nakal Siap-siap Kena Sikat
-
Rumah Sentul Jadi Materi Pemeriksaan, Febrie Klaim Sudah Dihibahkan ke Anaknya
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi