Suara.com - Pengurus Masjid Luar Batang, Penjaringan, Jakarta Utara, menolak sumbangan dua ekor sapi dari Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) jelang Hari Raya Idul Adha 1437 Hijriyah. Kasus ini kemudian menjadi perbincangan publik.
Menanggapi kasus tersebut, Ketua Majelis Ulama Indonesia Ma'ruf Amin mengatakan hewan kurban, baik berupa sapi atau kambing, yang diberikan oleh warga non Islam, lebih baik dianggap hadiah. Menurutnya hewan tidak bisa disebut kurban lantaran syarat dalam kurban adalah beragama Islam.
"Kalau diberikan kan nggak masalah, tapi istilahnya bukan kurban, hadiah saja. Nggak masalah," ujar Maruf, Senin (12/9/2016).
Dia menambahkan karena sifatnya hadiah, bisa diterima, bisa juga ditolak. Hal itu disesuaikan dengan kebutuhan penerima.
"Boleh saja (diterima) dan (ditolak) juga nggak apa-apa," ujar dia.
Penolakan terhadap sumbangan Ahok di Luar Batang, alasannya antara lain karena Ahok dianggap pemimpin yang kerap menyakiti dan menzalimi masyarakat miskin. Penolakan ini, katanya, sudah melewati musyawarah.
"Selama ini Ahok banyak menyakiti atau menzalimi umat, rakyat. Baik berupa kebijakan serta ucapannya," kata Sekretaris Masjid Luar Batang Mansur Amin, Senin (12/9/2016).
Wakil Gubernur Jakarta Djarot Saiful Hidayat mengatakan kalau sumbangan Ahok ditolak, bisa dialihkan ke tempat lain yang lebih membutuhkan.
Berita Terkait
-
Pancasakti Run 2026 Diikuti 5.000 Peserta, Ditargetkan Jadi 8.000 pada 2027
-
Idul Adha Berdarah di Gaza! Drone Israel Tewaskan Dokter Senior dan Warga Sipil
-
Idul Adha 1447 H, Pegadaian Distribusikan 913 Hewan Kurban untuk Masyarakat di Seluruh Indonesia
-
5 Rekomendasi Bumbu Sate untuk Daging Kurban, Makin Sedap dan Nikmat!
-
Qurban Era Digital: Bagaimana Teknologi Mengubah Tradisi Idul Adha di ASEAN
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
RI Cuan dari Nikel dan Batu Bara, Ekspornya Melonjak pada Juni 2026
-
Tangan Dingin John Herdman, Sulap Thom Haye Jadi Pemain Serba Bisa Selama Piala AFF 2026
-
Calon Korban Krisis Selat Hormuz Sudah Terlihat, Negara Monarki Tertua Ini Terancam Resesi
-
Pembangunan Stadion Kendal Tornado FC Disiapkan, Jadi Tonggak Kemajuan Sepak Bola Daerah
-
Kepala BGN Bantah MBG Habiskan APBN: Strawman Fallacy dalam Membaca Kritik
-
DPR Ungkap Sejumlah Dampak Besar dari Pemisahan Dana Pendidikan dari Program MBG
-
Kevin Durant Sebut 76ers Kandidat Juara NBA 2027, Kehadiran LeBron James Bikin Ngeri
-
Indeks CFX10 Melambung Tinggi, Bitcoin dan Ethereum Kompak Naik
-
Viral, Mobil Operasional KDMP Digunakan ke Solo Paragon Mall
-
Toyota Perpanjang Masa Garansi Mobil hingga Enam Tahun di GIIAS 2026