Suara.com - Kesehatan mantan presiden dan Penerima Hadiah Nobel Perdamaian asal Israel, Shimon Peres, berada dalam kondisi serius namun stabil pada Rabu (14/9/2016). Sebelumnya, Peres (93) dikabarkan mengalami serangan stroke, Selasa (13/9/2016).
Tim dokter memutuskan untuk tidak mengoperasi Peres untuk sementara waktu. Ia kini menjalani perawatan di unit rawat intensif.
Peres, menurut Dr. Yitzhak Kreis, mengalami serangan stroke disertai pendarahan. Ia dirawat di Sheba Medical Center, sebuah rumah sakit di Tel HaShomer, Ramat Gan, dekat Tel Aviv.
Peres adalah satu-satunya pendiri Israel yang masih hidup. Ia sudah pernah memegang hampir semua jabatan penting di Israel, termasuk dua kali menjabat sebagai perdana menteri, dan presien, jabatan yang sifatnya hanya seremonial saja, dari tahun 2007 hingga tahun 2014.
Ia dianugerahi hadiah Nobel Perdamaian bersama Yitzhak Rabin dan almarhum Pemimpin Palestina Yasser Arafat, atas perannya dalam negosiasi Perjanjian Oslo dengan Palestina.
Para pejabat membanjiri rumah sakit tempat Peres dirawat untuk mengetahui kabar terbarunya, demikian pula dengan puluhan jurnalis. (AFP)
Berita Terkait
-
Aktivis Perempuan Vietnam Bikin Sejarah di Jalur Gaza Usai Lakukan Ini
-
Jet Tempur Israel Jatuhkan Bom ke Gaza, 2 Warga Palestina Luka Parah
-
Orang Dekat Donald Trump Bongkar Kelicikan Israel di Balik Perang AS - Iran
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026
-
Cara Belanja di Singapura dan Jepang Pakai BRImo, Tanpa Tukar Mata Uang
-
Mario Aji dan Veda Ega Ajak Masyarakat Ramaikan Gelaran MotoGP Mandalika 2026
-
Swiss-Belhotel Airport Yogyakarta Gelar 2nd Fun Kids Swimming Competition