Suara.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan segera mengambil alih pengelolaan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) HB Jassin.
Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) telah memerintahkan Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah DKI Jakarta untuk bertemu dengan PDS HB Jassin.
Ahok menerangkan lembaga yang sudah berdiri sejak sekitar 40 tahun lalu itu akan dikelola di bawah kewenangan BPAD DKI Jakarta. Mereka juga akan mendapat gaji dari anggaran pendapatan belanja daerah DKI Jakarta.
"Saya sudah suruh badan arsip perpustakaan untuk ketemu, untuk kita ambil nanti pegawainya kita pindah kerjakan, jadi pake APBD," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (16/9/2016).
PDS HB Jassin yang terletak di Jalan Cikini Raya, nomor 73, Taman Ismail Marzuki ini sebelumnya selalau mendapat dana hibah dari pemerintah Jakarta, namun, Ahok mengatakan pemberian dana hibah tidak bisa lagi di lakukan.
Meski tidak mendapat hibah, mereka sebelumnya sempat mendapat dana bantuan dari Ahok melalui dana operasional gubernur. Namun Ahok menginginkan kedepan menggunakan uang APBD DKI.
"Kalau sekarang kan capek masih pakai uang operasional saya gajinya (pegawainya)," kata Ahok.
Pengelolaan PDS HB Jassin menjadi carut marut setelah tidak lagi dikasih dana hibah dari pemerintah DKI. Ahok beralasan, ada aturan yang menyatakan dana hibah tidak dapat digelontorkan terus menerus. Aturan itu tertuang dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 39 Tahun 2012.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur: 3 Penumpang KRL Tewas dan 38 Korban Luka-luka Dilarikan ke 4 RS
-
KAI Fokus Evakuasi dan Normalisasi Jalur Pasca KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur
-
Tabrakan Hebat di Stasiun Bekasi Timur: KRL vs Argo Bromo Anggrek, Jeritan Penumpang Pecah!
-
Rekam Jejak Jenderal Dudung Abdurachman: Dari Pencopot Baliho Kini Jadi Tangan Kanan Presiden
-
Reshuffle Kabinet: Qodari Geser dari KSP ke Bakom, Dudung Ambil Alih Peran Strategis di Istana
Terkini
-
Penampakan Pagi di Bekasi Timur: Lokomotif KA Argo Bromo Mulai Dipisahkan dari KRL
-
Green SM Buka Suara soal Kecelakaan Maut Bekasi Timur, Tegaskan Dukung Investigasi
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Taksi Diduga Picu Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Menhub Serahkan Investigasi ke KNKT
-
Media Asing soal Kecelakaan KA vs KRL di Bekasi: Kecelakaan Kereta Api Mematikan di Indonesia
-
Revisi UU Pemilu Didorong Transparan dan Segera Dibahas, DPR Soroti Jangan Ada 'Ruang Gelap'
-
Evakuasi Korban Tabrakan KRL vs KA Argo Bromo Masih Berlangsung, Kantong Jenazah Terus Berdatangan
-
Target 4 Tahun Jadi 1,5 Tahun, DPR Puji Kecepatan Mentan Amran Wujudkan Swasembada Beras!
-
Oknum Hakim Terseret Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Diduga Masuk Struktur Yayasan
-
25 Perjalanan KA Jarak Jauh Dibatalkan Pasca Kecelakaan, Ini Daftar Lengkapnya