Suara.com - Penolakan yang dilakukan forum Rukun Tetangga dan Rukun Warga terhadap calon petahana basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tengah gencar-gencarnya dilakukan menjelang Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2017. Ahok, tak gentar dengan itu semua.
"Banyak juga RT dan RW yang dukung saya jadi gubernur kok. Justru saya sangat senang," ujar Ahok usai menjadi Inspektur Upacara Peringatan Hari Rapat Raksasa IKADA di Lapangan IRTI Monas, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (19/9/2016).
Senang yang dimaksud Ahok adalah banyak penolakan yang dilakukan oleh masyarakat Jakarta yang tergabung dalam forum RT dan RW, dengan begitu, membuktikan calon petahana tidak memanfaatkan mereka dalam pesta demokrasi tahun depan.
"Ini membuktikan bahwa saya tidak memanfaatkan RT dan RW untuk jadi gubernur," kata Ahok.
Mantan Bupati Belitung Timur ini menduga oknum yang menggerakan forum RT dan RW adalah, lawan politiknya di Pilkada Jakarta 2017. Mereka dikatakan Ahok mau menjadi pemimpin Jakarta priode 2017-2022, namun tidak memiliki program.
"Ya itu kan orang nggak punya program, jadi santai aja lah saya," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Satu Dari Empat Nama Ini Jadi Pasangan Sandiaga Mulai Rabu Nanti
-
Rizieq: Tak Peduli Ahok Dibela Presiden, Tak Peduli Dibela Polisi
-
Sandiaga: Jangan Caci Maki Ahok, Cukup Jangan Pilih Dia
-
Bagi Gerindra, Tumbangkan Ahok adalah Penebusan Dosa
-
Tak Diajak Konsolidasi Ormas, Yusril Tinggalkan Masjid Istiqlal
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Purbaya Sebut Bisnis Sektor Media Cerah: Saham DIGI, TMPO, dan VIVA Langsung Ceria
-
Dari 'Kargo Gelap' Garuda ke Nakhoda Humpuss: Kembalinya Ari Askhara di Imperium Tommy Soeharto
-
Tanpa Bintang Eropa, Inilah Wajah Baru Timnas Indonesia Era John Herdman di Piala AFF 2026
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
Terkini
-
Bukan Pak Ogah, Polisi Ungkap Dalang di Balik Rantai Viral Exit Tol Rawa Buaya
-
Mahfud MD Sebut Kapolri Akui Rekrutmen Polri Ada Titipan: Dibuat Kuota Khusus untuk Masukkan Orang
-
Fakta Penting Stunting dan Upaya Nyata Mengatasinya
-
RUU Disinformasi Masih Wacana, Mensesneg Sebut untuk Pertanggungjawaban Platform Digital
-
KPK Bantah Lindungi Bos Maktour di Kasus Korupsi Kuota Haji
-
Rieke 'Oneng' Desak Negara Serius Tangani Isu Child Grooming, Singgung E-Book Aurelie Moeremans
-
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
-
BK DPR Ungkap Jantung RUU Perampasan Aset: Aset Rp 1 Miliar Bisa Disita
-
Bukan Hanya Nadiem, Ini Alasan Kejaksaan Sering Minta Bantuan TNI untuk Pengamanan Kasus Korupsi
-
Berani Lawan Arus Sendirian, Mampukah PDIP Jegal Wacana Pilkada via DPRD di Parlemen?