Suara.com - Kejaksaan Agung tetap memberikan perlindungan terhadap jaksa penuntut umum Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat Farizal yang sekarang ditetapkan menjadi tersangka kasus dugaan menerima suap Rp365 juta dari Direktur CV. Semesta Berjaya Xaveriandy Sutanto oleh KPK.
"(Apakah kejaksaan akan copot Farizal?) Kan masih tersangka, kita tunggu saja dulu jadi kita tetap sama-sama menghormati, kita terus intensif untuk kelancaran bersama baik di KPK maupun di kejaksaan," kata Inspektur Muda Bagian Kepegawaian Kejaksaan Agung, Wito, saat menjemput Farizal usai diperiksa KPK sebagai saksi di gedung KPK, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (21/9/2016).
Kejaksaan Agung menjemput Farizal karena masih memerlukan keterangannya terkait proses pemeriksaan dugaan pelanggaran etik. Wito meminta masyarakat menunggu hasil pemeriksaan terhadap Farizal.
"Perlu kami sampaikan bahwa beliau (Farizal) baru datang kemarin dari Sumatera Barat, sampai di Kejaksaan Agung di kantor jam 12 malam, posisinya masih lelah oleh karena itu demi percepatan proses hukum yang ada di KPK dan malam ini istirahat berikutnya untuk klarifikasi dugaan pelanggaran disiplin," kata Wito.
Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengatakan Farizal diperiksa sebagai saksi untuk Xaveriandy.
"Pada hari ini, jaksa F (Farizal) diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka XS. Kalau Memi, saksi untuk IG (Irman Gusman)," kata Priharsa.
Farizal diduga menerima suap Rp365 dari Xaveriandy terkait perkara distribusi gula impor non SNI di Pengadilan Negeri Sumatera Barat.
Berita Terkait
-
Suasana Haru Pemakaman Kopda Anumerta Farizal di TMP Giripeni, Isak Tangis Keluarga Pecah
-
Pemakaman Kopda Anumerta Farizal Rhomadhon Digelar Pagi Ini di TMP Giripeni
-
Tiba Besok di Halim, Jenazah Kopda Farizal Rhomadhon Bakal Disambut Upacara Nasional Pimpinan TNI
-
'Biar Anaknya Bangga': Keluarga Sepakat Kopda Farizal Dimakamkan di TMP Giripeni
-
Praka Farizal Naik Pangkat Anumerta Jadi Kopda, Negara Siapkan Pemakaman Militer di TMP Giripeni
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji
-
Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana
-
Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila
-
Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia
-
Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK
-
Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar
-
Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha
-
Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya
-
Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara
-
Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!