- Prajurit TNI Praka Farizal Romadhon yang gugur di Lebanon menerima kenaikan pangkat luar biasa menjadi Kopral Dua secara anumerta.
- Negara memberikan penghormatan melalui rencana pemakaman almarhum di Taman Makam Pahlawan Giripeni, Kulon Progo pada Kamis, 2 April 2026.
- Pemerintah memberikan dukungan finansial berupa santunan miliaran rupiah kepada ahli waris sebagai bentuk komitmen kesejahteraan bagi keluarga prajurit.
Suara.com - Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI asal Kulon Progo yang gugur dalam misi perdamaian di Lebanon memperoleh Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB).
Komandan Brigif 25/Siwah, Kolonel Inf. Dimar Bahtera mengungkapkan bahwa keputusan itu diambil langsung oleh Panglima TNI.
Prajurit yang sebelumnya berpangkat Prajurit Kepala (Praka) tersebut kini resmi menyandang pangkat satu tingkat lebih tinggi secara anumerta.
"Sesuai dengan keputusan Panglima TNI, keputusan negara. Pertama, yang bersangkutan dinaikkan pangkat KPLB, dari pangkat Praka menjadi Kopral Dua, Kopda," kata Dimar, saat ditemui di rumah duka, Lendah, Kulon Progo, Kamis (2/4/2026).
Selain kenaikan pangkat, pihak TNI pun telah berkoordinasi dengan Kodim setempat untuk menyiapkan tempat peristirahatan terakhir bagi sang prajurit.
Disampaikan Dimar, negara memberikan hak penuh kepada almarhum untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) di Giripeni, Wates, Kulon Progo sebagai bentuk apresiasi tertinggi.
"Yang kedua, yang bersangkutan berhak untuk dimakamkan di Taman Makam Pahlawan. Jadi nanti kita sudah koordinasi dengan Dandim, nanti direncanakan di Taman Makam Pahlawan di Giripeni sini ya," ungkapnya.
Meskipun memang pihak keluarga tetap memiliki opsi untuk memakamkan almarhum di pemakaman umum atau makam keluarga. Namun pihak TNI sangat menyarankan agar pemakaman dilakukan di TMP.
"Kita sebetulnya negara tidak memaksa ini apakah di TMP ataukah di pemakaman umum tetapi kita menghimbau dan menyarankan ini demi kehormatan dan simbol negara. Ini juga menjadi sampel, contoh, edukasi, motivasi buat masyarakat, termasuk juga bagi keturunan dan keluarga anak-anaknya nanti," tegasnya.
Baca Juga: Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
Hal itu mengingat kriteria ketat yang telah dipenuhi almarhum selama menjalankan tugas negara di daerah konflik.
"Karena tentunya ketika dia dimakamkan di Taman Makam Pahlawan itu telah memenuhi banyak kriteria. Kemudian di situ juga akan tentu diperhatikan juga bagi keluarga dan anak-anaknya nanti," tambahnya.
Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto memastikan bahwa negara tidak hanya memberikan penghargaan berupa pangkat. Ada pula dukungan finansial yang signifikan bagi keluarga korban.
Ketiga prajurit yang gugur dalam insiden di Lebanon, termasuk Praka Farizal, dipastikan menerima santunan yang mencapai miliaran rupiah.
Santunan tersebut terdiri dari klaim asuransi risiko tinggi, tunjangan duka, serta santunan kematian personel yang akan diserahkan secara langsung kepada ahli waris.
Langkah ini diambil sebagai komitmen penuh TNI dalam menjamin kesejahteraan keluarga prajurit yang gugur demi menjaga perdamaian dunia di bawah bendera PBB.
Berita Terkait
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Kecam Serangan ke Pasukan Perdamaian PBB, DPR: Itu Pelanggaran Berat Hukum Internasional
-
Repatriasi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon: Diterbangkan dari Turki, Tiba di RI Jumat
-
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB, Ini Rincian Penghormatan dan Santunan untuk 3 Prajurit TNI
-
Hikmahanto: Tuduhan Israel ke Hizbullah Soal Tewasnya Prajurit TNI Masih Narasi Politik
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
-
Tsunami Terjadi di Halmahera Barat dan Bitung, Begini Ketinggiannya
-
Mencekam! SPBE di Cimuning Bekasi Terbakar Hebat, Langit Malam Berubah Merah
Terkini
-
Perediksi Waktu Perang Iran vs AS - Israel Berakhir, Kapan?
-
Gagal Turunkan Rezim Iran, Trump Kini Salahkan Sekutu dan Ancam Keluar dari NATO
-
Anak 12 Tahun Direkrut Jadi Tentara Iran Hadapi Perang Timur Tengah
-
Tak Ada Korban Jiwa dari Kebakaran SPBE Cimuning, Tapi Ada Korban Luka Bakar 90 Persen
-
Data Lapangan Bongkar Klaim Bohong Trump, Iran Masih Kuat: Kirim 6.770 ke Israel-Sekutu AS
-
DPR Kecam UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina, Disebut Langkah Menuju Genosida
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
KPK Bakal Panggil Ono Surono Usai Penggeledahan Rumah Terkait Kasus Suap Ijon Proyek Bekasi
-
Hujan Rudal Balistik Iran Hantam Israel Tengah Picu Sirine Bahaya di Tel Aviv
-
Rontok di Langit Khomein, Iran Hancurkan Drone Canggih MQ-9 Milik AS-Israel