Suara.com - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat kembali menggelar sidang kasus lanjutan kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin, Kamis (22/9/2016). Tim kuasa hukum terdakwa Jessica Kumala Wonsong mendatangkan tiga ahli saksi di persidangan ke-24 ini.
"Hari ini kami menghadirkan tiga saksi alhi," kata kuasa hukum Jessica Sordame Purba dalam sidang di PN Jakarta Pusat.
Ada yang beda, pengacara utama Jessica, Otto Hasibuan tak hadir. Sejak awal sidang, Otto selalu hadir. Dia mencecar saksi-saksi yang dihadirkan jaksa.
Dalam sidang ini, tim kuasa hukum Jessica meminta Majelis Hakim untuk membagi waktu yakni satu jam untuk tim pengacara bisa memberikan pertanyaan kepada saksi ahli. Begitupun sebaliknya waktu yang diberikan bagi jaksa penuntut umum.
Satu dari tiga saksi ahli yang dihadirkan pihak Jessica adalah ahli hukum Pidana dari Universitas Brawijaya, Masruchin Ruba'i.
"Mohon waktu satu jam buat kami dan satu jam buat JPU untuk bisa bertanya kepada saksi ahli," kata Sordame.
Majelis Hakim dan JPU pun bersepakat agar bisa membagi waktu untuk bertanya mengenai materi persidangan kepada saksi ahli.
"Satu jam pertama untuk PH (penasehat hukum)," kata Hakim Kisworo.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
-
Gempa Besar Venezuela: Ribuan Orang Hilang Dampaknya Sampai Sejauh 1700 Km
-
Fadli Zon Dorong Cerita Rakyat Jadi Gerakan Nasional, Bukan Sekadar Warisan Budaya
-
KPK Cecar Eks Sekjen MPR Maruf Cahyono Soal Bukti-Bukti Gratifikasi Rp17 Miliar
-
Gus Ipul Ajak SP2MI Ambil Peran di Program Sekolah Rakyat
-
19 Ribu Anak Garut Putus Sekolah, Bupati 'Todong' ASN hingga Pengusaha Jadi Orang Tua Asuh!
-
Riset Ungkap Skema Hibah dan Pinjaman Lunak Paling Efektif Danai PLTS Komunitas
-
Hari Pelaut Sedunia, Pelindo Dukung Potensi Ekonomi di Selat Malaka
-
Prabowo Percepat Pengembangan Mobil Nasional hingga Farmasi, Kampus Diminta Kejar Kebutuhan SDM
-
Geledah Kantor BKP Sumsel, KPK Temukan Bukti Upaya Ubah Opini WTP Usai Bupati Muara Enim Kena OTT