Suara.com - Fajar Kurniawan (25), pemilik toko peralatan sulap 'JM Shop' mengaku pernah diminta salah satu pengunjung yang mampir ke kiosnya menggandakan uang rupiah. Hal itu disampaikan Fajar saat suara.com menemuinya di kiosnya, Jalan Mampang Prapatan IX, Jakarta Selatan, Jumat (29/9/2016).
Awalnya, dia sempat menunjukkan alat sulap berupa kertas yang bisa berubah menjadi uang. Menurutnya saat itu seorang pengunjung tersebut terbelalak melihat kertas tersebut disulap menjadi uang pecahan Rp100 ribu. Dari trik tersebut, kata Fajar pengungjungnya makin penasaran dengan kertas warna putih yang berubah bentuk jadi pecahan uang kertas.
"Saya tunjukin itu triknya. Ada kertas putih saya ubah jadi uang Rp100 ribu. Kok bisa mas? Tapi ini uangnya dari mana mas? Bapak itu nanya, saya jawab, uangnya itu dari langit. Namanya juga sulap. Bisa abis nggak nih mas? Dia bilang gitu. Ya tergantung," kata Fajar menceritakan saat trik sulap itu dipamerkan kepada pengungjung.
Dari trik tersebut, Fajar kemudian ditantang untuk kembali mengubah kertas menjadi uang. Namun, Fajar diminta agar mengubah kertas menjadi lembaran-lembaran uang yang lebih banyak.
'Kalo saya masukin Rp50 ribu bisa keluar 100 ribu? Terus bisa banyak lagi?' Ya bisa," kata dia. Menurut Fajar, wajah pengunjung sempat sumringah ketika meminta diri untuk menyulap kertas menjadi uang.
Namun sebelumnya, pengunjung tersebut sempat berfikir mengenai trik sulap yang dimainkan Fajar. Logisnya, kata Fajar trik yang dipertunjukkan kepada pengunjungnya tersebut hanya sulap.
"Terus dia ketawa, dia bingung. Terusnya dia pake logika, kalau kaya gitu mas (Fajar) nggak usah jualan dong, kan bisa ngasilin duit. Nah itu tau," kata Fajar mengakhiri ceritanya.
Lebih lanjut, Fajar pun mengaku tidak menampik masih ada sebagian masyarakat yang menghubung-hubungkan sulap dengan kegiatan gaib. Padahal, dia mengatakan semua sulap adalah permainan keterampilan yang menggunakan trik.
"Tapi memang kalau pikiran kita sudah klenik, ya udah percaya itu. Percaya kalau kertas putih bisa jadi uang. Kalau di daerah permainan sulap ini bisa dibilang masih gaib. Orang mikirnya itu gaib. Kalau orang yang tau, ya itu sulap. Hanya trik aja," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Murah RAM Besar Rp1 Jutaan, Spek Tinggi untuk Foto dan Edit Video Tanpa Lag
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Polisi Ungkap Fakta Baru Kematian Lula Lahfah, Reza Arap Diduga Ada di TKP
- 5 Rekomendasi Mobil Kecil untuk Wanita, Harga Mulai Rp80 Jutaan
- Detik-detik Menteri Trenggono Pingsan di Podium Upacara Duka, Langsung Dilarikan ke Ambulans
Pilihan
-
Pertamina Mau Batasi Pembelian LPG 3 Kg, Satu Keluarga 10 Tabung/Bulan
-
Keponakan Prabowo Jadi Deputi BI, INDEF: Pasar Keuangan Pasang Mode Waspada Tinggi
-
Purbaya Hadapi Tantangan Kegagalan Mencari Utang Baru
-
5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Danantara Mau Caplok Tambang Emas Martabe Milik Astra?
Terkini
-
KPK Bakal Periksa Eks Menaker Hanif Dhakiri Terkait Kasus Korupsi RPTKA
-
Polda Metro Jaya Sita 27 Kg Sabu dan Happy Five Senilai Rp41,7 Miliar di Tangerang
-
Propam Usut Dugaan Salah Prosedur Polisi yang Amankan Pedagang Es Gabus di Johar Baru
-
Bukan Cuma 28, Satgas PKH Ungkap Potensi Gelombang Baru Pencabutan Izin Perusahaan Pelanggar Hutan
-
KAI Daop 1 Rilis Jadwal Mudik Lebaran 2026, Siapkan 37 Ribu Kursi Per Hari
-
Pascabanjir Cengkareng, Sudin LH Jakbar Angkut 187 Ton Sampah dalam 8 Jam
-
Mensos Paparkan Data Bencana Januari 2026: 34 Titik Melanda Indonesia, Jawa Jadi Wilayah Terbanyak
-
12 Aparat Hukum Diduga Perkosa Seorang Ibu di Papua, Saksi Mata Ungkap Kronologi Pilu
-
Mensos: Indonesia Resmi Miliki Data Tunggal DTSEN, Tak Ada Lagi Kementerian Punya Data Sendiri
-
Dua Bulan Bencana Sumatra: 1.204 Korban Meninggal, Ratusan Orang Hilang