- Serangan teror terjadi Kamis (12/3) di Temple Israel, Michigan, saat 140 anak prasekolah berada di lokasi.
- Pelaku bernama Ayman Mohamad Ghazali menabrakkan mobil berisi bahan peledak, lalu tewas dalam baku tembak.
- Insiden ini ditangani FBI sebagai kekerasan terarah terhadap komunitas Yahudi; petugas luka akibat asap.
Suara.com - Serangan teror terjadi di sinagoge di negara bagian Michigan, Amerika Serikat, Kamis (12/3) waktu setempat.
Serangan itu terjadi Temple Israel, saat gedung tersebut sedang digunakan untuk kegiatan prasekolah dengan sekitar 140 anak di bawah usia enam tahun.
Pelaku menabrakkan mobil berisi bahan peledak ke pintu masuk sinagoge pada Kamis (12/3) siang waktu setempat.
Beruntung, seluruh siswa dan staf berhasil dievakuasi tanpa korban jiwa setelah petugas keamanan dan aparat bertindak cepat.
“Jika bukan karena respons heroik mereka, kejadian ini bisa terlihat seperti tragedi Sandy Hook,” kata Gubernur Michigan, Gretchen Whitmer dikutip dari NY Post.
Ia memuji guru, petugas keamanan, serta aparat lokal dan federal yang disebutnya “bertindak tanpa pamrih untuk menyelamatkan anak-anak.”
Pelaku diidentifikasi sebagai Ayman Mohamad Ghazali, pria berusia 41 tahun warga naturalisasi AS yang menabrakkan kendaraan hingga melukai petugas keamanan.
Penjaga lain kemudian menembak ke arah kendaraan saat mobil terbakar, dan pelaku ditemukan tewas di dalamnya.
Sheriff Oakland County, Mike Bouchard, mengatakan petugas keamanan sempat melawan pelaku.
Baca Juga: Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
“Keamanan melihatnya dan langsung terlibat baku tembak,” ujarnya dalam konferensi pers dilansir dari Aljazeera.
Menurut FBI, insiden tersebut diduga sebagai aksi kekerasan terarah terhadap komunitas Yahudi.
Agen khusus FBI Detroit, Jennifer Runyan, menegaskan penyelidikan masih berlangsung.
“Kami menangani ini sebagai tindakan kekerasan yang ditargetkan,” katanya.
Sumber penyelidikan menyebut pelaku membawa senapan dan sejumlah proyektil mortir di dalam mobil.
Polisi juga melaporkan sedikitnya 30 petugas darurat harus dirawat akibat menghirup asap saat proses evakuasi.
Berita Terkait
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
Pecah Kongsi! AS Beri Waktu Seminggu ke Israel Selesaikan Perang Lawan Iran
-
Ancaman Trump ke Iran di Piala Dunia 2026 Disorot, Jurnalis Uruguay Ungkit Kasus Indonesia
-
Purbaya Yudhi Sadewa Optimis Investigasi Dagang AS Tak Pengaruhi Prospek RI
-
Suplai Minyak AS Terancam? Trump: Kapal Minyak Harus Punya Nyali, Terjang Selat Hormuz!
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
Terkini
-
Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi
-
Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer
-
Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?
-
Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL
-
Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK
-
11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi
-
Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih
-
Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur
-
Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran