Polda Metro Jaya siap melakukan pengamanan aksi unjuk rasa yang akan digelar driver Gojek pada hari ini, Senin (3/10/2016).
"Polda Metro Jaya siapkan pengamanan pagi ini, sebanyak 300 personel sudah disiapkan untuk antisipasi demo tersebut," kata Kepala Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono melalui pesan tertulis yang diterima wartawan.
Menurut Awi, para driver Go-Jek melakukan aksi protes karena tak setuju dengan kebijakan PT Gojek Indonesia yang dianggap memberatkan para driver.
Adapun aksi damai yang rencananya akan mulai digelar pukul 09.00 WIB. Para pemrotes akan melakukan aksinya di kantor pusat PT Go-Jek Indonesia di Kemang, Jakarta Selatan, lalu ke Bundaran Hotel Indonesia hingga di depan gedung MPR/DPR.
"Ada pemberitahuan demo gojek hari ini via fax tadi malam, baru "masuk pagi ini, jumlah pendemo 200 orang," kata Awi.
Lebih lanjut, Awi juga mengatakan jika pihaknya masih memonitor sejumlah lokasi yang dijadikam titik kumpul para driver GO-JEK dalam aksi demo tersebut.
"Masih kami monitor, namun jajaran sudah diberitahu untuk melaksanakan pengamanan," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
- 4 Mobil Bekas Rp50 Jutaan yang Ideal untuk Harian: Irit, Gesit Pas di Gang Sempit
- 5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
Pilihan
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
-
Akun RHB Sekuritas Milik Wadirut Dijebol, Ada Transaksi Janggal 3,6 Juta Saham BOBA
-
Danantara Janji Bangkitkan Saham Blue Chip BUMN Tahun Ini
-
Gurita Bisnis Adik Prabowo, Kini Kuasai Blok Gas di Natuna
Terkini
-
Semua Gerak-gerik Ayah Bupati Bekasi Dikuliti KPK Lewat Sopir Pribadi
-
Detik-detik 4 WNI Diculik Bajak Laut Gabon, DPR: Ini Alarm Bahaya
-
Riset Ungkap Risiko Kesehatan dari Talenan Plastik yang Sering Dipakai di Rumah
-
Cegah Ketimpangan, Legislator Golkar Desak Kemensos Perluas Lokasi Sekolah Rakyat di Seluruh Papua
-
Teknis Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak di Rasuna Said: Mulai Jam 11 Malam, Tak Perlu Tutup Jalan
-
Polri Tegaskan Patuh KUHAP Baru, Bakal Stop Tampilkan Tersangka?
-
KPK Duga Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Terima Uang Rp600 Juta dari Kasus Suap Ijon Proyek
-
Alarm Keamanan di Yahukimo, Pangdam Minta Gibran Tak Mendarat: Ada Gerakan Misterius
-
Geledah Kantor PT Wanatiara Persada dalam Kasus Pajak, KPK Amankan Dokumen Kontrak hingga HP
-
Horor PPDS Mata Unsri: Dipalak Senior Sampai Coba Bunuh Diri, Kemenkes Turun Tangan