Suara.com - Di awal munculnya penyedia layanan tranportasi online, Gojek selalu menimbulkan pro kontra.
Permasalahan tentang adanya Go-jek berbenturan dengan berbagai aturan pada setiap drivernya. Masalah kebijakan bonus, gaji dan masih banyak lagi.
Apalagi beberapa belakangan ini banyak driver Gojek yang berdemo menuntut haknya.
Tercatat, ada beberapa demo yang dilakukan oleh driver, apa saja? berikut lengkapnya:
1. Demo Oktober 2016
Yang terbaru di awal Oktober ini ratusan driver Gojek berdemo di kantor pusat Gojek Indonesia di Kemang, Jakarta Selatan. Mereka menuntut agar sistem performa segera dihapus karena menyusahkan mereka. Dengan sistem itu, pengemudi terancam terkena pemberhentian sepihak apabila tingkat penyelesaian order kurang dari 20 persen.
2. Demo Gojek Agustus 2016
Ratusan pengemudi Gojek memadati kawasan kantor pusat Gojek, Jalan Kemang Selatan, Bangka, Mampang, Jakarta Selatan pada Agustus lalu . Driver Gojek memprotes dan menuntut kebijakan baru. Dimana sekarang semua bonus berdasarkan performa (bintang di aplikasi Gojek)
Dengan adanya kebijakan baru tersebut pengemudi Goje banyak yang tidak mendapatkan bonus malah poin berbasis jumlah penumpang malah dikurangi.
3. Demo Maret 2016
Bukan hanya demo, namun beberapa sopir gojek juga sempat adu jotos dengan sopir taksi Bluebird pada Maret lalu. Hal ini dipicu lantaran sopir taksi yang menggelar demo menuntut dihapusnya angkutan online seperti Gojek, uber dan Grab Bike.
Alhasil, peristiwa itu driver Gojek harus melepaskan atribut mereka pada hari tersebut ntuk menghindari amukan sopir taksi.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
-
Prabowo Pasang Badan untuk Petani, Minta Pengkritik Harga Beras Tanam Padi Sendiri
-
Hotman Paris: Rumah Sentul Milik Eks Jampidsus Febrie Adriansyah, Tapi Isinya Milik Orang Lain
-
Didampingi Hotman Paris, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Lolos dari Penahanan Usai Diperiksa 10 Jam
-
Dosen UGM Diancam Sebar Data Pribadi hingga Dilacak Lewat Google Maps Usai Kritik Menteri PU
-
Hadiri Rakorwil PSI Bengkulu, Kaesang Pangarep: Masa Gajah Kalah dari yang Lain?
-
Balita Tewas Diduga Dianiaya Ibu Tiri, Kemen PPPA Usul Asesmen Pengasuhan Sebelum Menikah
-
Terekam CCTV dan Viral di Medsos, Remaja Pengancam Pakai Golok di Citeureup Diringkus Polisi
-
Terima Bos Blueray Divonis 2 Tahun Penjara, KPK Ogah Ajukan Banding
-
IPC TPK Catat Arus Peti Kemas Tumbuh 7 Persen Sepanjang Semester I 2026