Suara.com - Hasil survei terhadap pasangan calon gubernur Agus Harimurti Yudhoyono dan calon wakil gubernur DKI Jakarta Sylviana Murni mendapat perolehan tertinggi di segmen pendapatan bagi pemilih wong cilik, mengalahkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok-Djarot Saiful Hidayat.
Hal ini diungkapkan peneliti Adjie Alfaraby dalam jumpa pers hasil survei 'Ahok Potensial Kalah' di Kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/10/2016).
"Pasangan Agus-Sylvi menang di segmen pemilih wong cilik atau pemilih berpendapatan rendah sebanyak 21,9 persen," ujar Adjie di kantor LSI, Rawamangun, Jakarta Timur, Selasa (4/10/2016).
Adapun pasangan Ahok-Djarot memperoleh dukungan pemilih wong cilik sebesar 18,8 persen. Sementara pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno hanya mendapat dukungan 15,6 persen.
"Pasangan Ahok-Djarot lebih disukai publik yang berpendapatan Rp3,5juta ke atas,"ungkapnya.
Survei LSI, digelar pada 28 September sampai 2 Oktober 2016. Survei LSI dilakukan kepada 440 responden, dengan cara wawancara tatap muka. Metode riset dilakukan dengan metode multi-stage random sampling. Margin of Error plus minus 4,8 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 4 Moisturizer di Alfamart untuk Hempas Flek Hitam Berdasarkan Review Pengguna
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kenakan Rompi Oranye KPK, Bupati Langkat Syah Afandin Bantah Sudah Tahu Ada OTT
-
KPK Ungkap Kronologi Penemuan Uang Rp100 Juta di Bawah Jok Mobil dalam OTT Bupati Langkat
-
Bupati Langkat Diduga Terima Gratifikasi Rp3,5 Miliar, dari Jual Beli Jabatan hingga Seragam Sekolah
-
Bupati Langkat Diduga Terima Suap Rp 800 Juta untuk Proyek di Disdik dan Disperkim
-
KPK Tetapkan Bupati Langkat dan Anggota Tim Suksesnya Jadi Tersangka Usai OTT
-
Dalam Open House, Gubernur DKI Jakarta Janji Carikan Lahan Tambahan untuk Sekolah Rakyat
-
Teringat Masa Lalu, Gubernur DKI Jakarta Terharu Saat Hadiri Open House Sekolah Rakyat
-
Jelang MPLS, Gus Ipul Ingatkan Kepala Sekolah Rakyat Siap Hadapi Fase Krusial
-
Teheran Tutup Wilayah Udara Selama Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
-
Pakar UGM: Wajar Publik Curiga Pengangkatan Komisaris BUMN karena Balas Jasa Politik