News / Metropolitan
Senin, 10 Oktober 2016 | 16:42 WIB
Ruhut Sitompul [suara.com/Bagus Santosa]

Suara.com - Anggota Dewan Kehormatan Partai Demokrat Darizal Basir mengatakan dari segi etika tindakan Ruhut Sitompul tidaklah tepat. Sebab sikap Ruhut bertentangan dengan keputusan partai.

‎"Dari segi etika ngga bener ya. Dia bertentangan dengan keputusan partai. Mestinya kita sebagai kader partai terbaik ya harus loyal, bagaimanapun juga terhadap organisasi juga harus loyal. Kalau kita tidak dispilin dan kita tidak loyal dengan keputusan partai, ya lebih baik kita berada di luar partai saja," kata Darizal di DPR, Senin (10/10/2016).

Ruhut masuk dalam kepengurusan tim sukses pasangan petahana Basuki Tjajaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat. Padahal, Partai Demokrat sudah mendeklarasi

Kasus ini sendiri, kata Darizal sudah dibawa ‎ke rapat terbatas antara Komisi Pengawas Partai dan Dewan Kehormatan Partai.

Untuk langkah pertama, Komisi Pengawas akan memproses pelanggaran etika ini. Dalam prosesnya, Ruhut tidak pernah datang dari dua kali pemanggilan Komisi Pengawas.

Setelah ada keputusan Komisi Pengawas, putusan ini akan dibawa ke Dewan Kehormatan untuk menjadi rekomendasi buat diserahkan ke Ketua Umum.

"Apa hasilnya? Apa sanksinya? Nanti ketua umum lah yang memberikan," kata Anggota Komisi I DPR ini.

Saat ini Demokrat tidak fokus ke kasus Ruhut. Demokrat memilih fokus ke pemenangan pilkada serentak 2017.

"Saat ini partai sedang sibuk menyiapkan Rakernas tanggal 29. Sebagian pengurus juga sedang mempersiapkan Pilkada," tuturnya.

Load More