Suara.com - Ketua Komunitas Advokat Muda Pendukung Ahok-Djarot (KOTAK ADJA), Muannas Alaidid mengaku tidak khawatir dengan upaya hukum pemilik akun Facebook, Buni Yani yang melaporkan balik ke Polda Metro Jaya, hari ini.
Buni yang didampingi 20 anggota Himpunan Advokat Muda Indonesia (HAMI) melaporkan dugaan pencemaran nama baik dan fitnah yang dialamatkan ke Muannas Alaidid dan Muhammad Guntur Romli dengan nomor polisi LP/4898/X/2016/PMJ/Dit. Reskrimsus.
"Bila yang bersangkutan sebagai warga negara memang merasa haknya dirugikan silahkan laporkan kepada pihak berwenang, selain dijamin UU memang itu yang kami harapkan," kata Muannas kepada suara.com, Senin (10/10/2016).
Menurut Muannas, laporan yang dibuat pihaknya terkait dugaan penyebaran SARA yang dilakukan Buni Yani karena dapat mengancam perpecahan di masyarakat jelang Pilkada DKI Jakarta 2017.
Buni telah memotong dan mengunggah video Ahok yang mengutip surat Al Maidah ayat 51 ketika beberapa waktu lalu berkunjung ke Kepulauan Seribu.
"Sedari awal kami relawan KOTAK ADJA merasa prihatin dengan situasi dan perkembangan konflik isu SARA yang terjadi karena dapat mengancam perpecahan di masyarakat hanya karena Pilkada dan ketidaksukaan kita terhadap pasangan calon tertentu," katanya.
Selain itu, Muannas menilai jika Buni diyakini sengaja memotong dan mengedit video Ahok lantaran diduga ada kepentingan politis. Pasalnya, dia mengaku punya bukti apabila Buni merupakan pendukung salah satu pasangan penantang Ahok di Pilgub DKI.
Namun demikian, Muannas mengaku tidak mempermasalahkan jika Buni tak mengakui sebagai pendukung salah satu paslon tertentu.
"Soal menolak jadi pendukung salah satu pasangan calon tertentu, silahkan saja tapi kami punya bukti yang cukup dan sudah diperkuat yang bersangkutan dalam wawancara di stasiun TV swasta kemarin," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Senator Republik Prediksi Donald Trump Bakal Ambil Paksa Selat Hormuz
-
Lautan Manusia di PRJ! Kembang Api Hiasi Langit Jakarta Sambut HUT ke-499
-
Selat Hormuz Ditutup Iran, Kesepakatan Damai dengan AS Kian Sulit Gegara Ulah Israel
-
Wamenpar Wanti-wanti Pelaku Wisata Dieng: Utamakan Keselamatan di Tengah Lonjakan Turis!
-
Malam Ini Dijemput dari RS Polri! Roy Suryo dan dr Tifa Kembali Masuk Sel Tahanan
-
SPMB Jakarta 2026 Paling Siap, Jabar Masih Dihantui Masalah Sistem dan Transparansi!
-
Sukseskan Program Presiden, Mendagri Tinjau Program BSPS di Jayapura
-
Roy Suryo dan dr Tifa Sakit Usai Ditangkap Kasus Ijazah Jokowi, Gibran: Semoga Segera Sembuh!
-
Bantah Cuma Galak ke Ojol, Dishub DKI: Mobil Pribadi Parkir Liar Banyak Kami Derek!
-
Tanpa APBD! Pramono Anung Bangun Pedestrian Deck Dukuh Atas, Jamin Patung Sudirman Tak Digeser