Suara.com - Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Muhammad Iriawan memerintahkan seluruh kapolres dan kapolsek untuk melakukan pendekatan kepada tokoh masyarakat menjelang pilkada Jakarta. Hal ini menyusul munculnya isu SARA, yang terbaru munculnya aksi menggambar salib di tembok pagar Masjid Al Fatah, dan sejumlah tempat lainnya, di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Minggu (9/10/2016).
"Bapak kapolda memerintahkan polres jajaran untuk melakukan pendekatan-pendekatan kepada tokoh-tokoh masyarakat dan agama," kata Awi di Polda Metro Jaya, Senin (10/10/2016).
Iriawan dan Wakapolda Brigadir Jenderal Sunanta sendiri telah menemui Majelis Ulama Indonesia guna membahas kasus tersebut. Para ulama, kata Awi, telah menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus tersebut ke polisi.
"Kemarin kapolda dan wakapolda sudah ketemu dengan MUI, kyai-kyai. Pada intinya sama semua merapatkan barisan dan menyerahkan semua proses penyidikan ke polisi," katanya.
Awi menduga aksi tersebut berkaitan situasi menjelang pilkada Jakarta. Aksi tersebut diduga untuk menciptakan "perang saudara."
"Tentunya masih proses pendalaman ya. Tapi bisa saja, namanya provokator memancing-mancing itu mengail di air yang keruh," kata dia.
Sebelum kasus ditangani polisi, warga Mampang geger. Tanda salib tak hanya ditemukan di pekarangan masjid, tetapi juga di meja papan, tiang listrik, dan tembok rumah warga.
Untungnya, warga tak mudah terpancing. Warga melaporkan kasus itu kepada pihak yang berwajib agar segera diusut dan pelakunya dibekuk.
Forum kaum muda Nahdlatul Ulama Jakarta menggelar halaqoh guna menyatukan sikap terkait dengan agenda pilkada Jakarta, yang membahas pentingnya menghadapi pilkada secara damai dan dijauhkan dari isu SARA.
"Kami kaum muda NU di Jakarta ikut bertanggung jawab secara moral untuk bisa berkontribusi dalam mewujudkan pilkada yang damai, yang demokratis, dan menjadikan momentum pilkada ini sebagai adu gagasan dan program," kata Wakil Sekretaris Tanfidiyah PWNU Jakarta Djunaidi Sahal, kemarin.
Menurut Djunaidi ada beberapa garis besar yang menjadi tema dalam halaqoh ini, diantaranya bagaimana merumuskan sikap untuk mengajak masyarakat Jakarta guna berpartisipasi aktif dalam pilkada DKI Jakarta.
Selain itu, kaum muda NU Jakarta mengajak masyarakat untuk menciptakan proses pilkada yang jujur, adil, transparan dan damai.
"Kami ingin mengajak masyarakat untuk menghindarkan diri dari penggunaan isu SARA dalam proses kampanye Pilkada, dan mengimbau masyarakat, terutama para politisi dan tim sukses untuk selalu ikut meningkatkan kualitas demokrasi di Indonesia," ujarnya.
Berita Terkait
-
Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu SARA, Pramono Anung: Jakarta Kota Terbuka!
-
Ritual Laut Semana Santa Warnai Jumat Agung di Larantuka
-
Kisah di Balik Golgota: Memahami Injil Matius sebagai Narasi Agung Sang Mesias.
-
Peringatan Jumat Agung, Katedral Jakarta Hadirkan Jalan Salib Lux in Nihilo
-
Jumat Agung 2026 di Katedral Jakarta: Ini Jadwal Ibadah dan Lokasi Parkir Jemaat
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Rekor Buruk Timnas Indonesia di Piala AFF Semakin Panjang, Pemain Naturalisasi Tak Berkutik
-
100 Petani Sidomulyo Muba Serahkan Diri, Bela 4 Warga yang Dituduh Mencuri di Kebun Sendiri
-
Eks Penyidik KPK: Kasus Febrie Adriansyah Harus Dikembangkan ke Atas, Bawah, dan Samping
-
Dari Batam Menuju Timnas Indonesia, Garudayaksa FC Buka Kesempatan bagi Talenta Muda
-
Tak Berdiri Sendiri, Pengamat Unas Endus Ada Sosok Berpengaruh di Kasus Eks Jampidsus
-
Erick Thohir Evaluasi Skuad Timnas Indonesia Usai Gagal di Piala AFF 2026, John Herdman Out?
-
Kata-kata Mengharukan Rizky Ridho Usai Timnas Indonesia Tersingkir dari Piala AFF 2026
-
Tangis Haru Karsa, Rumah Reotnya di Klapanunggal Kini Kokoh Direnovasi Indocement