Suara.com - Isu jika keluarga Darmawan Salihin banyak mengeluarkan uang untuk membiayai proses pengungkapan kasus kematian Wayan Mirna Salihin disinggung di tengah persidangan, kemarin. Isu tersebut pertamakali disampaikan oleh tante dari Mirna, Roosnisti Salihin, ketika dulu diwawancarai wartawan televisi swasta.
Sampai hari ini, kuasa hukum Jessica, Hidayat Bostam, mengaku masih heran dengan pernyataan Roosniati.
"Itu soal keterangan dari tante Mirna yang bilang keluarga telah menghambur-hambur kan uang itu buat apa," kata Bostam, Jumat (14/10/2016).
Bostam mengatakan seharusnya keluarga Mirna tak mengeluarkan dana untuk proses penanganan kasus karena telah ditangani aparat penegak hukum.
"Dengan adanya persidangan ini, ada penjagaan dengan ketat, apa pakai uang negara? Kita kan nggak tahu," kata Bostam.
Tapi, Bostam tak mau membuat kesimpulan apapun jika pernyataan tante Mirna itu benar.
"Saya nggak bilang begitu, yang bilangkan tantenya Mirna. Roosnisti. Yang mengatakan begitu kan dia. Kan sekarang jadi melebar tuh," kata dia.
Kemarin, soal itu disinggung ketua kuasa hukum Jessica, Otto Hasibuan. Otto menyampaikannya ketika membacakan nota pembelaan.
Ketika mendengar pernyataan Roosnisti ketika itu, kata Otto, keluarga Jessica kaget.
"Saya down dan keluarga Jessica bergetar dan ciut mendengar itu," kata Otto.
Tetapi mengenai apakah yang disampaikan oleh Roosnisti benar atau tidak, Otto menyerahkan keputusan kepada majelis hakim.
"Kalau memang itu benar, lantas gimana nasib Jessica. Kami sepenuhnya percaya kepada majelis yang bijaksana yang jujur dan murah hati," kata Otto.
BERITA MENARIK LAINNYA:
Foto Biarawati dan Ustadz Ini Jadi Bahasan 'Hangat' di Sosmed
Lima Cara Sembuhkan Ruam dan Area Hitam di Paha
Berita Terkait
-
Ditanya Terus soal Kopi Sianida, Jessica Wongso Kena Mental dan Tutup Akun
-
PK Jessica Wongso Ditolak Lagi! Babak Akhir Kasus Kopi Sianida?
-
Drama Kasus Kopi Sianida: PN Jakpus Kembali Tolak Mentah-mentah PK Jessica Kumala Wongso
-
Jessica Wongso di Media Australia, Wawancara Kontroversial Picu Kemarahan Masyarakat
-
MA Proses PK Jessica Wongso dalam Kasus Kopi Sianida Mirna
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan
-
Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?
-
AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?
-
Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!
-
Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
-
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura
-
Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026
-
Rano Karno Janji Tuntaskan Banjir Abadi Joglo: Jalan Ambles Aja Kita Perbaiki
-
Washington D.C. Kalah, Jakarta Masuk Peringkat 53 Kota Terbaik Dunia