Suara.com - Marc Marquez memastikan diri sebagai juara kompetisi MotoGP musim ini usai menjadi yang tercepat pada balapan di Sirkuit Motegi, Jepang, Minggu (16/10/2016). Memberikan pernyataan sesaat seusai lomba, Marquez mengaku merasakan sensasi aneh saat dirinya di ambang finis.
Seperti dikutip Crash.net, Marquez mengaku jadi seolah linglung sesaat ketika menyadari bakal memenangkan gelar juara dunia ketiganya.
"Luar biasa - sejujurnya perasaan ini luar biasa. Ketika saya terbangun pagi ini saya merasa biasa-biasa saja, seperti ketika menghadapi balapan lain, karena saya merasa tidak mungkin bisa memenangkan balapan di sini (Motegi-red)," kata Marquez.
Perasaan yang campur aduk membuat Marquez kehilangan konsentrasi, beberapa lap jelang finis. Itu terjadi terutama setelah ia mengetahui Jorge Lorenzo, pebalap Yamaha yang menguntit, dan mengancam posisinya tepat di belakangnya, terjatuh.
"Sejujurnya ketika saya melihat Lorenzo terjatuh, saya melupakan semuanya, saya mengalami selip pada perpindahan transmisi sekitar tiga, empat atau lima kali di lap tersebut, saya bahkan lupa di sirkuit mana saya sedang balapan! Amat sulit untuk berkonsentrasi dan saya menengok ke belakang dan saya melihat Dovi (Dovizioso)," terang Marquez.
Beruntung, Marquez bisa segera mengendalikan perasaan dan kembali berkonsentrasi hingga menyentuh garis finis. Pebalap Spanyol mempersembahkan gelar juara dunianya bagi sang nenek.
"Saya tidak ingin melupakan nenek saya yang berkata, 'hati-hati, namun tidak ada yang tidak mungkin - teruslah berusaha', Ia tentu akan amat bahagia juga," ujar Marquez.
Marquez finis terdepan, disusul pebalap Ducati Andrea Dovizioso dengan selisih waktu 2,9 detik di posisi dua, dan Maverick Vinales di posisi tiga. Kini, si "Baby Alien" berada di puncak klasemen pebalap dengan raihan 273 poin, berselisih 77 poin dari Valentino Rossi.
Tiga balapan yang tersisa hanya menyediakan poin maksimal sebanyak 75 poin, sehingga sudah tak mungkin bagi Rossi untuk mengejar ketertinggalannya dari Marquez. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan
-
Mendagri: Program Tiga Juta Rumah Wujud Kepedulian Presiden kepada "Rakyat Kecil"
-
Mendagri: Program 3 Juta Rumah Percepat Akses Hunian Layak bagi Masyarakat Kurang Mampu
-
Polisi Buru Kiai Ashari! Tersangka Cabul Santri Ponpes Pati Bakal Dijemput Paksa Jika Mangkir
-
Sedia Payung dan Jas, BMKG Ingatkan Jakarta Potensi Hujan Sore Ini!
-
'Takut Diamuk Massa': Alasan Klasik di Balik Tabrak Lari, Mengapa Jalanan Kita Begitu Beringas?
-
Ketum TP PKK Ajak Warga Sulsel Tingkatkan Imunisasi Anak Demi Generasi Sehat
-
Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Mendagri Tito Bersama Menteri PKP Tinjau Program BSPS di Balikpapan
-
Kemnaker Siapkan Tenaga Kerja Terampil untuk Dukung Pertumbuhan Pasar EV dan Green Jobs
-
Ironi Distribusi Air Jakarta: Apartemen Dimanjakan, Warga Kampung Pakai Pipa Usia Setengah Abad!