Suara.com - Kepolisian Thailand, pada Minggu (16/10/2016), menjerat seorang perempuan dengan pasal penghinaan terhadap keluarga kerajaan. Perempuan itu harus berurusan dengan polisi setelah diduga melecehkan nama pewaris tahta kerajaan Thailand dan sang pengganti raja sementara, menyusul mangkatnya Raja Bhumibol Adulyadej.
Thailand dikenal sebagai negara yang memberlakukan aturan ketat soal pelecehan terhadap raja dan keluarganya. Mereka yang kedapatan menghina raja, ratu, pewaris dan bangsawan lainnya bisa terancam hukuman penjara hingga 15 tahun.
Perempuan yang tidak disebut namanya tersebut dituding membuat status bernada melecehkan di laman Facebooknya pada Jumat (14/10/2016), demikian disampaikan Thewes Pleumsud dari Kepolisian Bo Pud, Koh Samui.
"Ia (si perempuan) tidak membuat status menghina Raja, melainkan terhadap pewaris tahtanya dan pejabat sementara pengganti raja," ujar Pleumsud.
Namun, Pleumsud tidak menjelaskan secara rinci apa status tersebut.
Yang dimaksud pewaris tahta adalah Putra Mahkota Thailand, Pangeran Maha Vajiralongkom. Sementara yang disebut pejabat sementara pengganti raja adalah Prem Tinsulanonda, yang berusia 96 tahun.
Prem sendiri adalah mantan perdana menteri Thailand dan Kepala Dewan Penasihat Raja Bhumibol. Prem akan menjabat sebagai pemimpin sementara sampai sang putra mahkota dinobatkan sebagai raja.
Penangkapan si perempuan sendiri berawal dari aksi massa yang menggeruduk kantor polisi Bo Pud dan mendesak agar aparat segera menindak yang bersangkutan. Massa yang marah juga melontarkan kata-kata makian kepada perempuan tersebut.
Polisi mengatakan, perempuan tersebut sudah dijadikan tersangka. Ia juga sudah diminta bersujud di depan sebuah foto Raja Bhumibol, yang meninggal Kamis lalu di usia 88 tahun. (AFP)
Berita Terkait
-
Akui Ganasnya John Herdman, Pelatih Thailand Beruntung Tak Segrup Timnas Indonesia di Piala AFF
-
Rumor Pulang Kampung Berakhir, Pratama Arhan Dipastikan Bertahan di Bangkok United
-
Pelatih Thailand Senang Tidak Satu Grup dengan Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Terhindar dari Timnas Indonesia di Fase Grup Piala AFF 2026, Pelatih Thailand Senang
-
Penyerang Timnas Indonesia Dirumorkan Segera Hijrah ke Liga Thailand, Siapa Dia?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
-
Jelang Kunjungan Prabowo ke Inggris, Trah Sultan HB II Tolak Keras Kerja Sama Strategis! Ada Apa?
-
Siapa Ario Damar? Tokoh Penting Palembang yang Makamnya Kini Dikritik Usai Direvitalisasi
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
Terkini
-
Akses PadangBukittinggi Longsor, Kementerian PU Ungkap Proyeksi saat Mudik
-
Dunia Diambang Perang Dunia III, Situasinya Kini Mirip Jelang Perang Dunia I dan II
-
Saksi di Sidang Nadiem Jelaskan Alasan Jurist Tan Jadi The Real Menteri di Kemendikbudristek
-
Banjir Belum Sepenuhnya Surut, KAI Telah Batalkan 34 Perjalanan KA
-
'Sengaja Cari yang Bukan Ahli Pendidikan', Saksi Bongkar Peran Nadiem di Sidang Korupsi Laptop
-
137 Ton Sampah Diangkut dari Tanggul Muara Baru, DLH DKI Targetkan 5 Hari Selesai
-
Tepis Isu Simpang Siur, Dasco Tegaskan Tak Ada Wacana Pilpres Dipilih MPR dalam Revisi UU Pemilu
-
DPRD DKI: 137 Kawasan Jakarta Rawan Narkoba, Menyusup ke Kamar Kos dan Apartemen
-
Bauran Energi Terbarukan 2025 Baru 15,75 Persen, IESR: Tak Sesuai Target
-
'Anies Adalah Kami': Partai Gerakan Rakyat Resmi Lahir, Siap Jadikan Anies Baswedan Presiden