Suara.com - Pasukan keamanan Irak dikabarkan tinggal selangkah lagi untuk merebut kembali sebuah kota berpenduduk Kristen terbesar dari tangan ISIS, pada Rabu (19/10/2016). Perebutan kota Qaraqosh itu menjadi batu loncatan bagi pasukan Irak untuk menguasai kembali Mosul, kota yang dijadikan kantung pertahanan ISIS di negeri itu.
Kabar rencana perebutan Kota Qaraqosh ditanggapi dengan gembira oleh para pengungsi Kristen dari kota tersebut. Banyak diantara mereka yang merayakan berita itu dengan menari dan menyanyi di Kota Arbil.
Perang melawan ISIS di Mosul dimulai pada Senin lalu. Sejumlah pejabat militer Irak mengatakan, merebut kembali Mosul adalah pekerjaan yang tidak mudah. Perang bisa saja berlangsung berminggu-minggu, bahkan mungkin berbulan-bulan. Dikhawatirkan pula masih banyak warga sipil yang tinggal di kota tersebut dan dimanfaatkan sebagai perisai hidup.
Pasukan keamanan Irak menyerbu Qaraqosh, kota yang berjarak 15 kilometer sebelah tenggara Mosul, pada Selasa. Namun, para petempur ISIS masih bertahan di kota itu.
"Kami sekarang sedang mengepung Hamdaniya," kata Letnan Jenderal Riyadh Tawfiq, komandan pasukan darat Irak kepada AFP di Qayyarah. Hamdaniya adalah sebuah distrik yang berada di Qaraqosh.
"Kami sedang mempersiapkan sebuah rencana penyerbuan dan membersihkan kota itu," ujarnya.
"Masih ada sejumlah kantung pertahanan, sejumlah pertempuran, mereka masih sering mengirim bom mobil, namun itu tidak akan membantu mereka," sambungnya.
Selebrasi di Arbil
Para pengungsi Kristen dari Qaraqosh menggelar perayaan di Arbil, Selasa malam. Arbil merupakan ibu kota dari wilayah otonomi Kurdistan, tempat penampungan pengungsi dari Qaraqosh dan sejumlah daerah lainnya.
Perayaan digelar di sebuah gereja. Beberapa melantunkan lagu-lagu pujian, menari, dan bertepung tangan. Sebagian lainnya menyalakan lilin.
"Hari ini adalah saat yang berbahagia. Tidak diragukan lagi tanah kami akan dibebaskan dan kami bersyukur pada Tuhan, Yesus Kristus dan Bunda Maria," kata Hazem Djejou Cardomi, seorang jurnalis yang bergabung dalam perayaan itu.
Qaraqosh adalah satu dari beberapa kota berpenduduk mayoritas Kristen yang direbut ISIS, usai menguasai daratan Niniwe, Mosul bagian timur, pada bulan Agustus 2014 silam. (AFP)
Tag
Berita Terkait
-
Empat Pendukung ISIS di Sumatera Diciduk Densus 88! Gunakan Media Sosial untuk Provokasi Teror
-
Turki Gempur ISIS Online: 26 Orang Ditangkap Terkait Propaganda Teror di Medsos
-
Serangan Udara AS di Somalia Tewaskan Tokoh Kunci ISIS, Siapa?
-
Gempur Persembunyian ISIS di Pegunungan Somalia, AS Klaim Sukses Besar
-
Turki Desak Prancis Pulangkan Warganya yang Terlibat ISIS di Suriah
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Gus Ipul: 869 Ribu Peserta BPJS PBI Aktif Kembali
-
Riva Siahaan Dinilai Tak Nikmati Uang Korupsi: Hakim Bebaskan Uang Pengganti, Blokir Rekening Dibuka
-
Jakarta Darurat Lapangan Padel 'Bodong', 185 Bangunan Tak Berizin Terancam Ditertibkan Satpol PP
-
Vonis Korupsi Tata Kelola Minyak: Eks Dirut Pertamina International Shipping Dihukum 9 Tahun Penjara
-
Lingkaran Setan Kekerasan di Balik Seragam: Mengapa Polisi Junior Terus Jadi Korban Senior?
-
Bareskrim Ambil Alih Pengejaran Ko Erwin, Bandar Narkoba Terkait Kasus AKBP Didik
-
WNA Australia Terinfeksi Campak Usai Kunjungi RI, Kemenkes Percepat Imunisasi MR untuk Anak PAUDTK
-
Pramono Anung Instruksikan Perluasan Akses Jalan Guna Urai Kemacetan Flyover Latumenten
-
KPK Telusuri Pemilik Lima Koper Berisi Uang Rp5 Miliar dalam Kasus Bea Cukai
-
DPRD DKI Kritik Impor 3.100 Sapi oleh Pramono Anung, Dinilai Tak Sejalan UU Pangan