Suara.com - Indonesia dipastikan tanpa wakil di babak final Denmark Terbuka 2016 karena dua wakilnya gagal memenuhi ambisi setelah di babak semifinal di Kota Odense, Denmark, Sabtu, harus mengakui keunggulan lawan-lawannya.
Berdasarkan data dari situs PBSI, pasangan pertama yang gagal mencapai partai puncak adalah ganda putri Greysia Polii/Nitya Khrishinda Maheswari. Di pertandingan semifinal, unggulan ketiga ini harus menyerah dari pasangan Korea Selatan, Jung Kyung Eun/Shin Seung Chan dengan dua gim langsung 13-21 dan 24-26.
Berikutnya adalah pasangan ganda putra Angga Pratama/Ricky Karanda Suwardi yang kesulitan untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya setelah di semifinal dihadang oleh pasangan asal Thailand, Bodin Issara/Niphitphon Phuangphuapet dengan skor 11-21 dan 18-21.
Angga/Ricky yang merupakan unggulan ke tujuh ini sebenarnya sangat diharapkan untuk meraih hasil terbaik setelah beberapa ganda putra Indonesia seperti pasangan Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya maupun pasangan baru Muhammad Ahsan/Berry Anggriawan, Hendra Setiawan/Rian Agung harus menyerah di babak-babak awal.
"Di game pertama dan kedua kami terus ketekan lawan. Di game kedua walaupun coba bangkit tapi ternyata nggak bisa. Mereka serangannya bagus hari, sementara kami banyak melakukan kesalahan sendiri. Permainan kami tidak keluar semuanya," kata Angga seperti yang dilansir situs resmi PBSI.
Hal sama dikatakan oleh Ricky Karanda Suwardi. Menurut dia, kekalahan yang didapat dari pasangan Thailand ini karena terlambat panas meski dalam perjalannya terus mengejar ketertinggalan dari lawan. Hanya saja upaya yang dilakukan tidak membuahkan hasil.
"Kami kurang panas di game pertama. Jadinya kecolongan lawan lebih dulu, kata Ricky.
Hasil kurang bagus di Denmark Terbuka 2016 ini juga cukup disayangkan oleh Ketua Umum PP PBSI Gita Wirjawan.
"Sayang sekali dua wakil Indonesia di ganda putra dan ganda putri harus mengalami kekalahan hari ini. Kekalahan ini menjadi proses pembelajaran bagi mereka untuk ke depannya, agar bisa tampil lebih baik lagi, kata pria yang saat ini kembali maju pada bursa pencalonan Ketua Umum PP PBSI periode 2016-2020 itu.
Setelah kejuaraan ini, seluruh pemain tim Indonesia kecuali pasangan Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir, akan bertolak ke Perancis. Mereka akan melanjutkan pertandingan di French Open Super Series 2016. (Antara)
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jangan Cuma Seremonial! Wakil Ketua DPRD Jateng Dorong Agustusan Jadi Benteng Nasionalisme Gen Z
-
Tak Ingin Viral Karena Joget, Puan Maharani Minta Anggota DPR Jaga Sikap di Sidang Tahunan
-
Kung Fu Soccer: Sajikan Perpaduan Seni Bela Diri dan Taktik Bola Modern
-
3 Rekomendasi Bedak Luxcrime untuk Mengunci Minyak dan Pori Besar sesuai Review
-
Jasad Sutrimo Nihil Luka, Tim Forensik Tak Temukan Bekas Pukulan Benda Tumpul
-
Harimau Sumatera Pemangsa Ternak Warga Berhasil Dievakuasi
-
Wangi Pastry Hangat! Ini 5 Parfum Lokal Aroma Butter yang Creamy dan Gurih
-
Ngeri! Macan Kumbang Nyelonong Masuk Permukiman di Batang, Ternak Warga Jadi Korban
-
Cegah Anggota Dewan 'Joget-Joget' Lagi, Musik Sidang Tahunan MPR 2026 Diatur Ulang
-
Temukan 36 Selongsong Peluru, Komanas HAM Dalami Dugaan Pelanggaran HAM Operasi Kembru