Suara.com - Puluhan orang keturunan Papua yang tinggal di Jakarta tidak mau ketinggalan dalam acara pengundian nomor urut bagi pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta yang dilaksanakan di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (25/10/2016) sore ini.
Mereka yang tergabung dalam gerakan sahabat Ahok tersebut ingin memberikan dukungan penuh kepada pasangan Ahok-Djarot yang bagi mereka sudah harga mati.
"Iya kita ada banyak yang datang, cuma yang masuk kan hanya bisa 50 orang. Kita tidak mendukung orang lain lagi, Ahok-Djarot sudah menjadi harga mati," kata Sekretaris Gerakan Sahabat Ahok, John Mberi.
Lelaki yang mengaku sebagai Sekretaris Komunitas Papua di Jakarta tersebut mengatakan bahwa pada hari ini pihaknya ingin memberikan dukungan kepada Ahok-Djarot yang akan mengambil nomor urut. Dia menuturkan bahwa anggotanya akan ikut memeriahkan acara pada hari dengan menyajikan tarian Papua kepada Ahok-Djarot saat tiba di gedung Jiexpo.
"Iya, nanti kita bawakan tarian, tapi gabung dengan pendukung yang lain, ini kan acaranya Nasional, pendukungnya gabung," kata John.
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa suatu saat pihaknya akan mengadakan acara sendiri sebagai bentuk dukungan kepada Ahok-Djarot. Karena menurutnya, sekitar lima ribu warga Papua di Jakarta sudah pasti memberikan suaranya kepada pasangan yang didukung oleh Partai Nasdem, PDI-P, Golkar, dan Hanura tersebut.
"Oh, sudah jelas, suara kita tidak ke mana-mana lagi, mau ke siapa lagi, sudah dia orangnya untuk Jakarta. Nanti kita bikin acara sendiri," kata John.
KPU Propinsi DKI Jakarta akan menggelar pengundian nomor urut bagi pasangan calon gubernur dan calon wakil gubernur pada hari ini. Sehari sebelumnya, ketiga pasangan tersebut baru ditetapkan secara resmi sebagai pasangan calon oleh KPUD. Selain orang Papua, ribuan warga lainnya sudah hadir untuk memeriahkan acara pada hari ini. Mulai dari anak-anak hingga orang yang sudah masuk usia lanjut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Krisis Imigran Maroko ke Spanyol Disorot, Dugaan Ada Campur Tangan Israel
-
Kisah Haru Lia di Sekolah Rakyat, Untuk Pertama Kalinya Mengenakan Seragam Baru
-
Harga Cuma Rp1 Jutaan, 5 HP Ini Punya Kamera di Atas Ekspektasi
-
Telan Anggaran Rp 3,82 Triliun, Purbaya Minta Fasilitas Sekolah Rakyat Layak Dipakai
-
Kapal Mutiara Sentosa Terbakar di Perairan Madura, Penumpang Terjun ke Laut
-
Kinerja Ekspor Industri Tekstil RI Diproyeksi Moncer pada 2027, Tumbuh hingga 4%
-
Disumbang Pemerintah, Laba Bersih Pupuk Indonesia Meroket 250,3% di Semester I-2026
-
Pemda Guyur Anggaran Rp 500 Juta buat Alokasi Pendidikan
-
Ironi Ruang Kota: Ketika Mal Harus Terbuka, tapi "Rumah Rakyat" Dipagari Kawat Berduri
-
Tekiro Cetak Sejarah Dunia Lewat Kompetisi Mekanik Terbesar di GIIAS 2026