Suara.com - Mantan Presiden Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidato Kebudayaan dalam Konferensi Internasional Kearsipan --- Arsip Gerakan Non Blok sebagai Memory of the World--- di Aljazair.
Dalam pidato, Megawati mengatakan tidak membawa misi personal. Tetapi, untuk melanjutkan kembali relasi bilateral dua negara, Indonesia-Aljazair, yang pondasinya telah diletakkan oleh Bapak Bangsa Indonesia, (mantan) Presiden Soekarno.
"Kerjasama untuk membangun kebudayaan dan peradaban dunia yang lebih berkeadilan adalah sesuatu yang luhur dan harus selalu kita perjuangkan," kata Megawati.
Penominasian arsip KAA dan GNB sebagai Memory of The World UNESCO adalah upaya yang sangat penting bagi bangsa-bangsa di dunia untuk menunjukkan bagaimana seharusnya sebuah kerjasama antar bangsa.
"Pemikiran dan perjuangan para tokoh di KAA dan GNB terdokumentasi dalam arsip sejarah negara-negara yang terlibat dalam KAA maupun GNB," kata Megawati
Menurut Megawati mengkonsolidasikan keseluruhan arsip tersebut. Saatnya kita memperjuangkan dengan lebih serius agar arsip Gerakan Non Blok ditetapkan sebagai Memory of The World oleh UNESCO. Menjadikannya bukan hanya sebagai memori kolektif rakyat Indonesia, Aljazair, maupun negara-negara yang ikut saja dalam KAA.
Kepala Arsip Aljazair sangat mengapresiasi kehadiran Megawati dan mengharapkan kerjasama RI-Aljazair yang berpedoman pada ikatan sejarah yang dibangun Bung Karno dan para mujahid Aljazair dalam memperjuangkan kemerdekaan Aljazair, yang semuanya tercatat dalam arsip sejarah dua negara.
Dalam acara tersebut Megawati didampingi Kepala Arsip Nasional Mustari anggota DPR dari Fraksi PDI Perjuangan Rieke Diah Pitaloka dan Herman Hery. (Antara)
BERITA MENARIK LAINNYA:
Lama Tak Muncul, Teman Ahok Beberkan Asal Pendukung Ahok
Kisah Kakek Tua Jual Nasi Uduk Nasib Berubah Usai Viral di Medsos
Tak Kalah dengan Ahok, Anies Juga Didukung Perempuan-perempuan Cantik
Kisah Kakek Tua Jual Nasi Uduk, Netizen Kopdar di Warungnya
Titi Rajo Bintang: Saya Percaya Ahok Tak Punya Hati Jelek
Amir Papalia Tahu Pembunuh Mirna dari Paranormal!
Berita Terkait
-
Pramono Ungkap Peran PKB Antar Megawati Jadi Wakil Presiden pada 1999
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Megawati Berpesan Agar Anak Muda Jangan Jadi 'Bangbong'
-
Megawati Singgung Wajah Baru TIM: Dulu Milik Rakyat, Kini Terasa Borjuis
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Starting XI Timnas Indonesia vs Kamboja: Mitchell Baker Jadi Andalan!
-
Mendagri Ungkap Anggaran Pemulihan Banjir Sumatra Capai Rp 100,1 Triliun
-
Insentif Kendaraan Listrik Bakal Diprioritaskan untuk Produk Nasional
-
Borong Perhiasan di Passion Jewelry, Nasabah BRI Bisa Dapat Cashback hingga Rp5 Juta!
-
Perkuat Lini Serang, Kendal Tornado FC Rekrut Winger Jepang Yushi Yamaya
-
DPR Dinilai Gagal Awasi Pemerintah, 15 Akademisi Bentuk Kabinet Bayangan
-
Ulasan Novel Tuan Besar Gatsby: Saat Kekayaan Tak Mampu Membeli Cinta
-
Kasus Sutrimo Jadi Ujian Negara, Koalisi Sipil Desak Usut Tuntas Kaitan dengan Eks Jampidsus
-
Rio Fahmi Yakin Persija Berkembang Usai Kalah dari Persebaya di Piala Presiden 2026
-
Tito Mohon-mohon ke Purbaya Minta Cairkan Tambahan Anggaran Rp 6 T buat Pemulihan Sumatra