Suara.com - Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan akan lebih mudah berkomunikasi dengan Pelaksana tugas Gubernur Jakarta Sumarsono, dibandingkan Gubernur Jakarta non aktif Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Demikian dikatakan Taufik usai melakukan rapat paripurna terkait hasil reses ketiga pimpinan dan anggota DPRD Provinsi DKI Jakarta tahun anggaran 2016 bersama pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI Jakarta, Sumarsono.
"Saya kira lebih mudah (berkomunikasi) dengan Pak Soni dari gestur-nya," ujar Taufik di gedung DPRD DKI Jakarta, Jumat (28/10/2016.
Tak hanya itu, politisi Partai Gerindra ini juga optimis pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah tahun 2017 tidak akan molor. Mengingat, Sumarsono merupakan pejabat Dirjen Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri serta memiliki komunikasi yang baik.
"Berbeda kan dengan Ahok yang terus nabrak aturan, saya yakin dia (Sumarsono) tidak akan menabrak aturan," katanya.
Taufik mengatakan, Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta sudah siap untuk membahas kebijakan umum anggaran dan prioritas plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) 2017. Semakin cepat pembahasan antara pihak eksekutif dan legislatif, Taufik yakin pengeshan APBD 2017 akan lebih cepat.
"Ya kami percaya lah kalau yang urus Pak Soni, dia baik pasti bisa selesai tepat waktu di Desember mendatang," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kapolri Sebut Penguatan Kompolnas Cukup Masuk di Revisi UU Polri, Tak Perlu UU Baru
-
Ahli Psikologi TNI Bongkar Profil 4 Penyiram Air Keras Andrie Yunus: Kemampuan Analisa Rendah
-
Buntut Kematian Dokter Myta, Kemenkes Tunda Internship di Puskesmas dan RSUD Kuala Tungkal
-
'Nak Keluar Sayang', Noel Minta Putrinya yang Berseragam Sekolah Keluar Sidang karena Ditegur Hakim
-
7,36 Persen Warga Indonesia Tanpa Air Bersih, Teknologi Ini Jadi Harapan Baru?
-
Kasus Dokter Internship Meninggal, Menkes Minta Audit Medis Tindakan RS
-
Maut Mengintai di Balik 'Jalan Pintas', 57 Nyawa Melayang Sia-sia di Jalur Kereta Daop 1 Jakarta
-
Eks Wamenaker Noel Ngaku 'Gak Tahu' Terima Ducati Harus Lapor KPK: Saya Menyesal Banget
-
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Sertifikat Halal Rp49,5 Miliar di Badan Gizi Nasional ke KPK
-
Bantah Minta Ducati ke Irivan Bobby, Eks Wamenaker Noel: Saya Nggak Hobi, Motornya Malah Bikin Jatuh