Suara.com - Tim gabungan Kantor SAR Timika dan TNI AU yang diterjunkan untuk mencari pesawat DHC4 Caribou PK-SWW di wilayah perbatasan Distrik Jila dan Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua akhirnya berhasil menemukan bangkai pesawat.
Pesawat Carebo yang diduga jatuh, setelah hilang kontak sejak Senin pagi (31/10/2016), ditemukan.
"Pesawat dengan kode penerbangan PK-SWW milik Pemda Puncak, Papua, Selasa sekitar pukul 06.30 WIT ditemukan di ketinggian 2.000 kaki," kata Kepala SAR Timiki Mahfud, Selasa (1/11/2016).
Sebelumnya, Kepala Sub Seksi Operasi Kantor SAR Timika Hendra Salawane di Timika mengatakan, personel tim SAR Timika dan TNI AU menerjunkan tim dengan helikopter PT Pegasus MI 17 AAL belum menemukan bangkai pesawat itu. Sedangkan pencarian dari udara terhalang kabut tebal.
"Pencarian dari udara tidak bisa dilakukan karena lokasi itu tertutup awan sehingga sebagian anggota tim kembali ke Timika," jelas Hendra.
Lanjutan pencarian memang direncanakan di hari ini.
Menurut dia, misi pencarian pada Selasa pagi masih terfokus di lokasi tertangkapnya signal ILT pesawat DHC4 Caribou yaitu pada koordinat 04 derajat 10 menit 92 derajat Bujur Timur dan 130 derajat 32 menit 36 derajat Bujur Timur yang diperkirakan berada di kawasan perbatasan Distrik Jila dan Ilaga.
Pada pencarian Senin petang, helikopter PT Pegasus MI 17 AAL mengangkut sebanyak 18 personel gabungan SAR Timika dan TNI AU, ditambah anggota Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) serta kru Trigana Air Service.
Helikopter tersebut juga membawa serta empat drum bahan bakar avtur ke Posko terdepan di Jila untuk menunjang kebutuhan operasi pencarian pesawat DHC4 Caribou.
Pesawat DHC4 Caribou itu dipiloti Kapten Farhat Limi mengangkut bahan bangunan seberat 3,1 ton tujuan Ilaga, ibukota Kabupaten Puncak.
Turut serta dalam penerbangan itu yakni R Fendi Ardianto selaku flight officer, Steven selaku mekanik dan Andi Baringan selaku flight operation officer.
Pesawat itu mengudara dari Bandara Mozes Kilangin Timika pada Senin pagi sekitar pukul 07.57 WIT dan direncanakan mendarat di Bandara Aminggaru Ilaga pada pukul 08.22 WIT. Namun hingga pukul 08.30 WIT pesawat tersebut belum juga tiba di Ilaga.
Kontak pertama radio di Ilaga dengan pilot pesawat terjadi pada pukul 08.23 WIT. Pilot melaporkan bahwa pesawat baru akan mendarat di Ilaga pada pukul 08.27 WIT.
Pada pukul 08.30 WIT, petugas di Bandara Ilaga kembali mengontak pilot pesawat melalui radio, namun tidak ada tanggapan. Selanjutnya petugas Bandara Aminggaru Ilaga meminta bantuan pesawat lain yang melintas di lokasi itu untuk menginformasikan jika menemukan tanda-tanda keberadaan pesawat DHC4 Caribou. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Pramono Anung Usul Haul Ulama Betawi Jadi Agenda Rutin HUT Jakarta
-
PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
-
KPK Geledah Rumah Eks Pj Sekda Pati, Dalami Kasus Suap Jabatan Desa yang Jerat Sudewo
-
Jakarta Ramadan Festival 2026, Bundaran HI Tampil Bercahaya Selama Bulan Suci
-
KPK Ungkap Modus Mobil Operasional Berpindah-Pindah di Kasus OTT Bea Cukai
-
Nasib 185 Lapangan Padel Tak Berizin di Jakarta: DPRD Minta Penertiban Bertahap dan Berkeadilan
-
Ramadan dan Lebaran Ubah Pola Perjalanan, Mobilitas Makin Terkonsentrasi Jelang Hari H
-
Kejagung Ajukan Banding Vonis 9 Terdakwa Korupsi Tata Kelola Minyak Mentah
-
Diduga Ilegal, Satgas PKH Segel Tambang Nikel Milik Bos Malut United
-
H-10 Lebaran, Menteri PU Targetkan Pantura Barat Bebas Lubang