Suara.com - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kampanye di wilayah Jalan Rahayu 3, RT 011 RW 03, Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Rabu (2/10/2016).
Selain bertemu dan berbincang-bincang dengan sejumlah warga, Djarot pun sempat meninjau aliran Kali Mati yang berada di Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Djarot menyusuri jalan di pinggir kali sambil memperhatikan kondisi air kali yang tampak bersih.
Namun di titik tertentu, salah satu petugas UPK Badan Air menunjukkan sampah popok bayi yang hanyut.
"Tuh banyangin. Ada sampah macam-macam. Ada celana tuh. Celana dalam juga. Benar toh,"ujar Djarot di pinggir Kali Mati, Jalan Rahayu, Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur, Rabu (2/11/2016).
Tak hanya itu, sejumlah petugas UPK Badan Air pun yang sedang membersihkan kali tersebut langsung merapat menuju tempat Djarot berdiri.
Ia juga mengapreasiasi dan memberikan jempol kepada petugas yang membersihkan kali tersebut.
"Kalau hujan turun luar biasa memang akan melimpah airnya. Tapi saya jamin surutnya cepet ini. Petugas turun setiap hari. Tapi sampah tetep ada ya," ucap Djarot.
Djarot menuturkan, dengan kali yang jernih seharusnya warga bisa membuat karambah, untuk memelihara ikan dan bisa menjadi model percontohan daerah lainnya.
"Ini ikan bisa hidup ini. Jadi ini saya senang ya sungai bersih banget. Petugas badan air baik dan lingkungan ini juara. Jadi percontohan gotong royong warga. Ini jadi modal buat kita untuk diterapkan di tempat lain. Di Kedoya Utara itu jadi fokus kita perbaikan malah," tuturnya.
Lili (32), salah satu warga Kalisari mengatakan, ketika itu Jokowi Ahok mendapat suara terbanyak di wilayah Kelurahan Kalisari, Pasar Rebo, Jakarta Timur pada tahun 2012.
"Waktu pa Jokowi-Ahok jadi cagub cawagub 2012 menang disini," ujar Lili.
Hal yang sama dikatakan Rosma (42), warga Kalisari. Ketika itu suara Jokowi Ahok mendapat suara terbanyak mengalahkan pasangan Fauzi Bowo dan Nachrowi Ramli. Tak hanya itu, ibu rumah tangga itu juga menuturkan, banyak pendukung atau simpatisan PDI Perjuangan.
"Jokowi Ahok pernah menang disini. Disini kan banyak pendukung PDI Perjuangan," kata dia.
Lebih lanjut, Rosma mengaku senang dengan hadirnya mantan Bupati Blitar ke wilayah tempat tinggalnya. Pasalnya Djarot merupakan cawagub pertama yang menyambangi daerah Kalisari.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Cekcok Rebutan Lapak Mangkal, Sopir Angkot di Tanah Abang Bakar Teman Sendiri Hidup-hidup
-
Agar MBG Tak Berhenti Usai Ganti Presiden, APPMBGI Dorong Payung Hukun Setingkat UU
-
Maling Motor di Tanjung Duren Diamuk Warga saat Kepergok Beraksi, Tangan Diikat Kepala Diinjak!
-
Belajar dari Kasus Daycare Little Aresha, KPAI: Ortu Wajib Cek Izin dan Latar Belakang Pengasuh!
-
BNI Pastikan Koperasi Swadharma Berdiri Sendiri di Luar Struktur Bank
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Wanita 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok