Suara.com - Angin puting beliung dilaporkan melanda belasan desa di tiga Kecamatan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, Senin (7/11/2016) sore, menyebabkan sejumlah rumah rusak, serta satu lansia luka berat di bagian kepala dan bahu akibat tertimpa atap rumahnya yang roboh.
Kabid pencegahan kesiapsiagaan dan kedaruratan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Trenggalek Agung Widodo mengatakan, data kerusakan maupun korban luka saat ini masih dalam tahap rekapitulasi.
"Laporan yang masuk, ada tiga wilayah yang terdampak angin puting beliung, di antara di Kecamatan Tugu, Karangan, serta Kampak," katanya dikonfirmasi melalui telepon seluler.
Ia mengatakan, usai kejadian beberapa titik lokasi bencana angin puting beliung banyak pohon tumbang di jalan maupun menimpa rumah warga.
"Untuk jumlah pastinya kami masih belum bisa memastikan, karena saat ini masih dilakukan pendataan oleh TRC (tim reaksi cepat)," katanya.
Agung mengatakan, TRC BPBD Trenggalek hingga petang ini masih berusaha mengevakuasi sejumlah pohon yang menutup badan jalan.
Sedangkan untuk rumah yang tertimpa pohon rencananya baru akan dilakukan pembersihan Selasa (8/11/2016).
"Ini saya sedang di jalur Trenggalek-Ponorogo, untuk arus lalu lintas sudah lancar, pohon-pohon juga mulai disingkirkan," ujarnya.
Peristiwa bencana angin puting beliung terpantau sempat melanda di Desa Sukorejo, Kecamatan Tugu dimana saat itu anggota Komisi X DPR RI Edhie Baskoro Yudhoyono sedang melakukan kegiatan reses atau kunjungan kerja.
Akibatnya, kegiatan pertemuan Ibas dengan warga terpaksa dialihkan ke dalam ruangan dari semula berada di tempat terbuka dengan penutup tenda.
Ibas usai kegiatan sempat melihat dampak puting beliung dan menyapa sejumlah warga.
Hingga sejam pascakejadian, warga terpantau masih bergerombol di pinggir jalan, beberapa berkerumun di lokasi rumah-rumah warga yang rusak tertimpa pohon tumbang akibat terjangan puting beliung.
Satu korban luka-luka diidentifikasi bernama Maikun (91) yang tertimpa atap rumahnya yang hancur akibat kerobohan pohon kelapa.
Saat kejadian, Maikun yang sudah lanjut usia tidak bisa melarikan diri mengikuti anaknya Fatkhur dan istri yang lebih dulu beranjak keluar rumah begitu hujan angin melanda wilayah tersebut.
"Mbah Maikun saat itu hanya duduk di ruang tamu dan tidak bisa ikut lari keluar karena memang sudah tua. Tiba-tiba pohon kelapa samping rumah roboh dan menimpa atap rumah mereka hingga hancur dan mengenai beliau," tutur Enik, tetangga korban Warga Dusun Krajan, Desa Sukrejo.
Camat Tugu, Rudi mengatakan, di wilayahnya terdapat lima desa yang terdampak angin puting beliung, yakni Desa Nglongsor, Winong, Gondang, Prambon dan Desa Sukorejo.
Selain hujan disertai angin puting beliung, Camat Rudi mengkonfirmasi di Desa Prambon dilaporkan sempat terjadi hujan es sebesar kelereng tersebar di sejumlah titik kawasan.
Tidak ada kerusakan akibat hujan es tersebut, kecuali suara hujan disertai gemeretak seperti kerikil jatuh mengenai pelataran dan atap-atap rumah penduduk. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Wapres AS: Ada Orang Iran yang Radikal Ingin Perang Berlanjut
-
Raja Juli Antoni dari Partai Apa? Ini Rekam Jejaknya di Politik
-
Pemerintah Izinkan Pesantren Kelola Dapur MBG, Syaratnya Minimal 1.000 Santri
-
Dugaan Pelibatan Anak dalam Promosi Vape, DPR Minta Aparat Hukum Mengusut secara Tuntas
-
3 Contoh Teks Protokol Upacara Bendera 17 Agustus di Sekolah Lengkap
-
Jutaan Buku Dihancurkan, AI Bertambah Pintar: Haruskah Kita Merayakannya?
-
Pesantren Kini Bisa Bangun Dapur MBG Sendiri, Ini Syaratnya
-
Kombo dan Build Item Tersakit Saber di MLBB: Kabur kalau Ketemu 5 Hero Ini
-
5 Pilihan Body Scrub Ekstrak Green Tea untuk Merawat Kulit Cerah dan Halus
-
Driver Ojol Tasikmalaya Geram, Pemesan Misterius Diduga Sengaja Lakukan Order Fiktif Berulang