News / Nasional
Rabu, 09 November 2016 | 15:02 WIB
Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pada Musyawarah Nasional

Suara.com - Presiden Joko Widodo membantah akan mengganti Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo. Dia mengatakan selama ini Gatot telah bekerja dengan baik dan sesuai dengan apa yang diinstruksikan kepadanya.

Bantahan tersebut disampaikan Jokowi untuk menyanggah kabar yang beredar sehari sebelumnya. Dalam isu tersebut, Gatot Nurmantyo disebut-sebut akan diberhentikan dari jabatannya dan digantikan dengan yang lain.

"Saya menegaskan tidak ada yang namanya penggantian Panglima TNI, tidak ada. Karena beliau telah bekerja pagi, siang, dan malam dengan baik," Jokowi usai acara penganugerahan gelar pahlawan nasional di Istana Negara, Jakarta, Rabu (9/11/2016).

Dalam kesempatan tersebut, Gatot Nurmantyo yang mendampingi Jokowi juga turut menyanggah isu tersebut. Gatot berujar, bila pun ada pergantian Panglima TNI yang akan dilakukan, maka dirinya pasti sudah dipanggil terlebih dahulu oleh Presiden Joko Widodo.

"Yang mengangkat saya adalah presiden. Tentunya kalau ada pergantian, presiden memanggil saya dulu. Selama ini tidak ada (pemanggilan) ya. Orang-orang saja yang mengada-ada, makanya saya tidak komentar apapun juga," ujar Gatot.

Ditanyakan oleh para jurnalis apakah isu tersebut dihembuskan untuk memanaskan situasi yang kini sudah mulai terkendali, Gatot tidak membantah, namun juga tak membenarkannya. Gatot meminta para jurnalis untuk menilainya sendiri.

"Saya malam sama presiden di sini, paginya sama presiden. Kemarin di Mabes AD sama presiden, kemudian makan siang sama presiden dengan Pak Kapolri. Terus isunya saya mau diganti. Silakan dianalisa sendiri, kalau informasi yang tidak benar pasti ada tujuan kan?" jawabnya.

Load More