News / Metropolitan
Jum'at, 11 November 2016 | 17:24 WIB
Ilustrasi penembakan [shutterstock]

Suara.com - Seorang pemotor menembak petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta di kawasan Jalan Mampang Prapatan Raya, Jakarta Selatan, Rabu (9/11/2016). Pemotor itu menembak karena dilarang masuk jalur Transjakarta atau busway.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Awi Setiyono mengatakan identitas pelaku belum diketahui. Kejadian itu berlangsung Rabu malam pukul 19.00 WIB.

"Itu dia (tersangka) karena dilarang masuk ke jalur busway. Dia gunakan senjata air soft gun jenis MP-654K warna hitam, diduga menyerang korban bernama Andry Irawansyah, petugas Dinas perhubungan, Jakarta Selatan," ujar Awi di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2016).

Saat itu Andry sedang menjalankan tugas menjaga portal jalur busway, dan melihat tersangka mau menerobos dengan sepeda motornya tersebut. Tersangka melihat Andry menjaga jalur busway, langsung memutar balik sepeda motornya dan menggunakan jalur arteri.

"Saat keluar jalur busway, ternyata tersangka langsung mendekati Andry keluarkan kata - kata binatang kepada Andry, tapi Andry tidak menghiraukan yang disampaikan tersangka, malah hanya menepuk pundak tersangka," ujar Awi.

Selanjutnya tersangka tidak menerima apa yang dilakukan Andry, dan langsung mengeluarkan senjata api yang dimiliki tersangka tersebut.

"Tersangka nggak terima, keluarkan senjata apinya itu, diarahkan kepada korbannya," kata Awi.

Sementara itu, Andry mendengar sekitar lima kali letusan senjata api dari tangan tersangka tersebut. Namun, Andry bukannya merasa ketakutan, tapi melawan tersangka hingga pelaku terjatuh dari sepeda motornya dan mengambil senjata api milik tersangka dan menangkapnya.

"Andry, melihat kendaraan dari arah belakang sehingga kejadian itu membuat kemacetan, Andry malah melepaskan tersangka, dengan kendaraan motornya tersangka pergi. Sehingga tidak sempat sampai melaporkan ke polisi," ujar Awi.

"Pada besok harinya Andry baru melapor, pada Kamis (10/11/2016). sekitar pukul 14.30 WIB melaporkan kejadian itu ke Polsek Mampang Prapatan," ujar Awi.

Setelah mendapat laporan tersebut Polisi Sektor Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, langsung mendatangi tempat kejadian. Polisi membawa Andry ke Rumah Sakit untuk melakukan visum, dan masih terus mendalami untuk mencari informasi tentang identitas tersangka tersebut.

Load More