Suara.com - Hari ini, calon gubernur petahana Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuka pengaduan masyarakat di Rumah Lembang, Jalan Lembang, nomor 27, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (14/11/2016). Rumah Lembang merupakan markas kampanye Ahok dan Djarot Saiful Hidayat.
Publik pun bertanya-tanya, apakah membuka pengaduan masyarakat merupakan strategi baru kampanye Ahok-Djarot setelah mereka ditolak kelompok warga di sejumlah tempat.
Kepada wartawan, Ahok menegaskan acara ini dilakukan bukan karena itu.
"Nggak, bukan soal tolak di beberapa tempat gitu ya. Kita tetap jalan ke lapangan," kata Ahok di Rumah Lembang.
Ahok mengungkapkan setelah dia cuti kampanye, banyak warga yang ingin mengadukan persoalan sosial kepadanya.
"Jadi itu pertama, mereka bilang minta foto, terus kedua masih banyak ada pengaduan. Ada yang nggak puas pengaduan dengan SMS. Mereka bilang kalau 'tunggu bapak sampai Februari kelamaan pak," kata Ahok.
Ahok mengatakan pengaduan warga akan disampaikannya kepada pelaksana tugas Gubernur Jakarta Sumarsono. Jika Sumarsono tak menindaklanjuti persoalan warga, Ahok mengatakan nanti akan dia selesaikan setelah menang di pilkada Jakarta.
"Minimal kan bisa dikerjain apa dulu. Kan masih ada tim di Jakarta, kita kan usul ke Plt boleh, sampaikan keluhan warga boleh, bukan perintah ya. Makanya kita kumpul di sini," kata Ahok.
Berita Terkait
-
Ahok Adu Mulut dengan Pengacara Kasus LNG, Hakim Sampai Harus Turun Tangan
-
Ahok Ngamuk di Sidang Korupsi LNG Pertamina: Saya Paling Benci Korupsi, Akan Saya Sikat!
-
Ahok Jadi Saksi Sidang Kasus Korupsi LNG Pertamina Rp1,7 Triliun, Irit Bicara Saat Tiba di Tipikor
-
Kesaksian Ahok di Kasus Korupsi Pertamina Bikin Geger, Sentil Menteri BUMN
-
Pakar UGM Bongkar Akar Masalah BUMN: Titipan Politik Bikin Rugi dan Rawan Korupsi
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
BRIN dan Wanadri Siapkan Misi Selamatkan Terumbu Karang Pulau Buru yang Hancur Akibat Bom Ikan
-
Belajar dari Kasus Little Aresha, Ini 3 Cara Cek Legalitas Daycare dan PAUD Agar Anak Aman
-
Kebakaran Maut di Lubang Buaya: Pria 53 Tahun Pengidap Stroke Tewas Terjebak Dalam Rumah
-
Gus Ipul: Persiapan Muktamar NU Terus Berjalan, Tim Panel Tuntaskan SK Sebelum Agustus
-
Niat Lindungi Anak dari Amukan Ibu, Anggota TNI Berpangkat Peltu Malah Dikeroyok di Stasiun Depok
-
Pelaku Penembakan Acara Trump Terungkap, Foto Kenakan Kaos IDF Israel Viral
-
Gubernur Pramono Bahas Rencana Konser BTS 2026 Saat Temui Wakil Wali Kota Seoul
-
Candaan Jubir Gedung Putih Viral Usai Insiden Penembakan, Bak Prediksi Masa Depan
-
Tring Golden Run 2026, Pegadaian Gaungkan Investasi Emas Lewat Event Lari dan Pegadaian Peduli
-
Little Aresha Ternyata Ilegal! Pemda DIY Langsung Sisir Perizinan Seluruh Daycare di Yogyakarta