Suara.com - Juara bertahan MotoGP asal Spanyol, Marc Marquez, mengaku masih belum puas dengan performa motor Honda yang dipersiapkan untuk kompetisi musim depan.
Marquez menyebut ada beberapa hal yang masih harus ditingkatkan dari performa motor Honda RC213V 2017, kendati mulai ada kemajuan dibanding motor musim lalu.
Hal itu dirasakan pebalap yang dijuluki The Baby Alien ini setelah menjalani dua hari tes di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, 15-16 November lalu.
"Apa saja yang lebih baik? Sepertinya saya mendapat cengkeraman yang lebih baik. Saya juga bisa mengatur lebih baik bahan bakar," kata Marquez, 23 tahun.
"Kami masih memperbaiki banyak hal. Kelemahan kami masih ada pada akselerasi. Kami harus bekerja keras karena ketika di trek lurus yang panjang sangat jelas perbedaannya dengan yang saya rasakan saat balapan," lanjut Marquez.
Pada hari pertama tes, Marquez membukukan waktu tercepat 1 menit 31,102 detik. Catatan itu membuatnya menempati urutan keempat atau terpaut 0,172 detik dari pebalap baru Movistar Yamaha, Maverick Vinales, yang tampil sebagai yang tercepat.
Di hari kedua, performa Marquez membaik dengan naik ke urutan kedua. Dia mempertajam catatan waktunya 1 menit 30,171 detik atau terpaut 0,196 detik lebih lambat dari Vinales. (Crash)
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat
-
Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS
-
Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam
-
Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun
-
Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan
-
Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan
-
Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam
-
Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?
-
PBNU Tetapkan Jadwal Muktamar ke-35 Agustus 2026, NTB hingga Jatim 'Berebut' Jadi Tuan Rumah
-
Pengamat UMY Sebut Prabowo Rugi Besar Jika 'Pelihara' Homeless Media: Itu Membodohi Publik