Kecoa mati dalam menu makanan seorang penumpang Air India. (Twitter)
Sudah sepantasnya, penumpang pesawat disajikan makanan yang bersih, sehat dan tentu saja higienis.
Namun apa yang ditemukan oleh lelaki bernama Rahul Raghuvanshi ini sungguh mengejutkan. Ia menemukan kecoa mati di dalam makanan yang disajikan dalam pesawat maskapai Air India.
Dilansir News.com, awalnya Rahul sedang dalam perjalanan dari Hyderabad menuju Chicago lewat New Delhi.
Lalu seperti biasa saat waktu makan tiba, sang pramugari memberikan makan malam ke penumpang pesawat.
Rahul yang seorang vegetarian segera menyantap makan malam tersebut, namun apa yang ditemukannya sungguh di luar dugaan. Sesaat sebelum gigitan makanan terakhir itu habis ia menemukan kecoa mati di wadah makanan tersebut.
Raul sempat merasa terhina karena ia hanya menyantap makanan non-daging, tapi malah mendapati kecoa dalam makanannya.
Tak lama kemudian, Raul mengeluhkan pengalamannya lewat twitter. Ia mengunggah foto makanan tersebut sambil memperlihatkan sisa makanan hampir habis dengan kecoa di baki alumunium foil.
"Penerbangan India ini menambahkan kecoa dalam menu vegetarian di AI127," kicau Rahul.
Tak lupa Rahul juga menambahkan hastag yang cukup menohok #sakitperutsaya, #trauma dan #kecoa dalam unggahannya.
Bahkan pengguna Twitter lain ikut merespon marah. Ada yang menulis, "Beginikah cara mereka melayani penumpangnya?" Beberapa yang lain menyebut perusahaan ini "maskapai gagal".
Akhirnya, keluhan Rahul menyebar di dunia maya, hingga manajemen Air India membalas kicauan Rahul lewat twitter.
"Kami minta maaf atas ketidaknyamannya. Kami memiliki kebijakan toleransi nol dalam hal ini. Tindakan lanjut akan kejadian ini wajib dilakukan," tulis Air India.
Bahkan Manajer Senior Bagian Komunikasi Air India, Dhananjay Kumar juga turun tangan dengan mengatakan, " Air India mencatat serius insiden ini dan mengeluarkan pemberitahuan pada bagian katering yang bersangkutan segera," tambahnya.
Hingga kini kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut. (News.com.au)
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Nestapa Gregor Samsa Si Manusia Kecoa dalam Metamorfosis Franz Kafka
-
Cara Beli Acne Patch Bentuk Kecoa yang Viral, Apa Manfaatnya?
-
Mengapa Kecoa Sering Terbang ke Arah Manusia? Ini Alasannya
-
Viral Netizen Unggah Foto Kecoa di Tomoro Coffee, Warganet Curiga Minta Klarifikasi
-
Trending di Twitter/X, Ini Profil Pemilik Tomoro Coffee
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
- 5 HP Android dengan Kualitas Setara iPhone 13 Pro dan iPhone 13 Pro Max
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
Wamendagri Wiyagus: Desa Berperan Penting Perkuat Ketahanan Nasional di Tengah Ketidakpastian Global
-
Heboh Isu SDN di Ende Digusur Jadi Kopdes, Jenderal Maruli: Gak Normal kalau Membubarkan Sekolah
-
Dilema Driver Ojol Pilih Mesin Motor Awet atau Kantong Jebol karena Harga Pertamax Naik
-
Percepat Normalisasi Sungai, Satgas PRR Buka Peluang Kerja Sama dengan Pihak Ketiga
-
Namanya Muncul dalam Kasus Korupsi BGN, Wakil Ketua KPK: Saya Tak Bisnis Dapur
-
Wamendagri Ribka Haluk: Pendidikan Kunci Tingkatkan Kualitas SDM Menuju Indonesia Emas 2045
-
Ekonom Sentil Negara Sibuk Biayai Program Besar, Daya Beli Rakyat Dibiarkan Ambruk
-
Hakim Militer Perintahkan Video dan Tumbler Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dimusnahkan
-
Butuh Rp667 T Tapi Hanya Dipatok Rp139 T, Menhan Usulkan Tambahan Anggaran Rp195 T ke DPR untuk 2027
-
Prabowo Ungkap Target Besar Kesehatan Nasional, 350 Rumah Sakit Akan Dimodernisasi